BERANDA

Selasa, 03 September 2024

10 MACAM PERBUATAN MAKSIAT BATIN DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

10 MACAM PERBUATAN MAKSIAT BATIN 

DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

Maksiat adalah suatu perbuatan, perilaku tindakan manusia yang melanggar hukum moral dan bertentangan dengan ajaran Allah SWT.
PEBUATAN MAKSIAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

RAJA SASTRA-Maksiat adalah suatu perbuatan, perilaku tindakan manusia yang melanggar hukum moral dan bertentangan dengan ajaran Allah SWT.

Perbuatan maksiat sangat tidak boleh dilakukan dan harus dihindari, karena melanggar aturan dan larangan agama, dan Allah SWT sangat membencinya.

Berikut adalah 10 Perbuatan Maksiat Batin Yang Harus Kita Hindari 

1. Syarhut Tha'am (Banyak Makan)

Al Quran Surat Al-A'raf Ayat 31

۞ يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ 

Artinya Wahai anak cucu Adam pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan

2. Syahrul Kalam (Banyak Bicara)

Hadits dari Ibnu Umar:

Artinya : Janganlah kalian banyak bicara tanpa berdzikir kepada Allah, karena banyak berbicara tanpa berdzikir kepada Allah akan membuat hati menjadi keras dan orang yang paling jauh dari Allah adalah orang yang berhati keras (HR.Tirmidzi)

3. Ghadab (Marah)

Nabi Muhammad SAW kepada sahabatnya :

Artinya : " Jangan kamu marah, maka kamu akan masuk Surga.' (Hr Ath-Thabrani)

4. Hasad (Dengki)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu  anhu, beliau berkata: Rasulullah  bersabda, Jauhilah hasad (dengki) karena hasad dapat memakan kebaikan seperti api memakan kayu bakar,' (HR. Abu Dawud)

5. Bukhlu Wa Hubbul Mall (Kikir dan Cinta Harta)

QS. Muhammad Ayat 38

هٰٓاَنْتُمْ هٰٓؤُلَاۤءِ تُدْعَوْنَ لِتُنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِۚ فَمِنْكُمْ مَّنْ يَّبْخَلُ ۚوَمَنْ يَّبْخَلْ فَاِنَّمَا يَبْخَلُ عَنْ نَّفْسِهٖ ۗوَاللّٰهُ الْغَنِيُّ وَاَنْتُمُ الْفُقَرَاۤءُ ۗ وَاِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْۙ ثُمَّ لَا يَكُوْنُوْٓا اَمْثَالَكُمْ ࣖ

 Ingatlah, kamu adalah orang-orang yang diajak untuk menginfakkan (hartamu) di jalan Allah. Lalu di antara kamu ada orang yang kikir, dan barangsiapa kikir maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah Yang Mahakaya dan kamulah yang membutuhkan (karunia-Nya). Dan jika kamu berpaling (dari jalan yang benar) Dia akan menggantikan (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan (durhaka) seperti kamu (ini).

6. Hubbul Jaah (Cinta Kemegahan)

Surat Al-Qashash Ayat 83

تِلْكَ الدَّارُ الْاٰخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِيْنَ لَا يُرِيْدُوْنَ عُلُوًّا فِى الْاَرْضِ وَلَا فَسَادًا ۗوَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ 83


Artinya: Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.

Selanjutnya maksiat batin adalah cinta kemegahan. Seseorang tidak dilarang untuk populer, tapi jangan terlalu cinta akan popularitas hanya untuk mendapatkan pujian dari orang lain, Karen kehidupan di dunia hanya sementara

7. Hubbud Dunya (Cinta Dunia)

Surat Al-Mumin Ayat 39

يَٰقَوْمِ إِنَّمَا هَٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا مَتَٰعٌ وَإِنَّ ٱلْءَاخِرَةَ هِىَ دَارُ ٱلْقَرَارِ

Artinya: Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.

BACA judullainya

8. Takabur ( Membesarkan Diri)

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۚ

Artinya Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍ

Artinya : Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena ah ahsombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Al menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri

9. Ujub (Bangga Terhadap diri sendiri)

Allah SWT dengan tegas melarang sifat tersebut, sebagaimana firmanNya :

(QS. Al-Qashash (28):76)

 اِنَّ قَارُوْنَ كَانَ مِنْ قَوْمِ مُوْسٰى فَبَغٰى عَلَيْهِمْ ۖوَاٰتَيْنٰهُ مِنَ الْكُنُوْزِ مَآ اِنَّ مَفَاتِحَهٗ لَتَنُوْۤاُ بِالْعُصْبَةِ اُولِى الْقُوَّةِ اِذْ قَالَ لَهٗ قَوْمُهٗ لَا تَفْرَحْ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِيْنَ

Sesungguhnya Karun termasuk kaum Musa, tetapi dia berlaku zalim terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya, “Janganlah engkau terlalu bangga. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang membanggakan diri.”

(QS. An-Najm (53):32)

اَلَّذِيْنَ يَجْتَنِبُوْنَ كَبٰۤىِٕرَ الْاِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ اِلَّا اللَّمَمَۙ اِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِۗ هُوَ اَعْلَمُ بِكُمْ اِذْ اَنْشَاَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ وَاِذْ اَنْتُمْ اَجِنَّةٌ فِيْ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْۗ فَلَا تُزَكُّوْٓا اَنْفُسَكُمْۗ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقٰى ࣖ 

Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sungguh, Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya. Dia mengetahui tentang kamu, sejak Dia menjadikan kamu dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia mengetahui tentang orang yang bertakwa.

Rasulullah Saw juga ?bersabda :

Artinya:

"Tiga yang dapat membinasakan diri sendiri, yaitu: Rasa pelit yang ditaati, Hawa nafsu yang selalu diikuti, Ujub (merasa lebih) terhadap diri sendiri" (HR. Thabrani No. 5452).

Ujub juga termasuk sifat dari maksiat batin. di mana seseorang merasa banga terhadap dirinya sendiri atau membanggakan dirinya sendiri.

10. Riya (Pamer)

Surat Al-Baqarah Ayat 264

QS. Al-Baqarah Ayat 264

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُبْطِلُوْا صَدَقٰتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْاَذٰىۙ كَالَّذِيْ يُنْفِقُ مَالَهٗ رِئَاۤءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ فَمَثَلُهٗ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَاَصَابَهٗ وَابِلٌ فَتَرَكَهٗ صَلْدًا ۗ لَا يَقْدِرُوْنَ عَلٰى شَيْءٍ مِّمَّا كَسَبُوْا ۗ وَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْكٰفِرِيْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena ria (pamer) kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Perumpamaannya (orang itu) seperti batu yang licin yang di atasnya ada debu, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, maka tinggallah batu itu licin lagi. Mereka tidak memperoleh sesuatu apa pun dari apa yang mereka kerjakan. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.

KLIK DI SINI

Sumber : Berita dari Tribun Jogja 

RABU WEKASAN DENGAN AMAL-AMALAN DI RABU TERAKHIR BULAN SOFAR

RABU WEKASAN  DENGAN  AMAL-AMALAN  
DI RABU TERAKHIR BULAN SOFAR

Rabu Wekasan kerap menjadi topik pembicaraan pada akhir bulan Sofar. Banyak masyarakat islam di Indonesia yang biasa mengisi Rabu Wekasan dengan amalan-amalan.
RABU wEKASAN DENGAN AMAL-AMALAN RABU TERAKHIR BULAN SOFAR

Rabu Wekasan kerap menjadi topik pembicaraan pada akhir bulan Sofar. Banyak masyarakat islam di Indonesia yang biasa mengisi Rabu Wekasan dengan amalan-amalan.

Lantas, apa itu Rabu Wekasan? 

Penulis akan mencoba memaparkan kegiatan kegiatan umat islam di Indonesia di Rabu wekasan


1. Apa Itu Rabu Wekasan?

  • Mengutip situs resmi Pemkab Gresik, Rabu Wekasan dikenal sebagai tradisi yang mengandung arti sebagai berikut. Rabu berarti hari Rabu dalam bahasa Indonesia, dan Wekasan yang berarti akhir atau pungkasan. Sehingga Rabu Wekasan adalah amalan yang dihubungkan dengan Rabu terakhir di bulan Safar. Bulan Safar yaitu bulan kedua dalam kalender Hijriah.
  • Dalam kitab Kanzun Najah Was-Surur fi Fadhail al-Azminah wash-Shuhur, Abdul Hamid Quds menyebutkan sebagian besar para wali Allah yang memiliki tingkat pengetahuan spiritual tergolong tinggi, mengungkapkan bahwa Allah menurunkan sekitar 320.000 jenis bala bencana ke bumi untuk pertama kalinya, pada hari Rabu terakhir di bulan Safar setiap tahunnya.


2. Tradisi Rabu Wekasan di Beberapa Daerah

Mengutip jurnal berjudul Rebo Wekasan Menurut Perspektif KH Abdul Hamid dalam Kanz Al-Najah Wa Al-Surur yang disusun Farida, praktik tradisi Rabu Wekasan diselenggarakan di banyak daerah seperti berikut ini.

Kudus

Banyak masyarakat Kudus yang mengisi Rebo Wekasan dengan beberapa amalan. Seperti sholat sunah mutlaq untuk menolak petaka sebanyak 4 rakaat. Baik dengan dua tahiyyat satu salam ataupun dua tahiyyat dua salam.

  • Sholat ini mewajibkan membaca Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan membaca surat-surat pendek. Seperti Surat Al-Kautsar sebanyak 17 kali, Surat Al-Ikhlas sebanyak 5 kali, Surat Al-Falaq 1 kali, dan Surat An-Naas sebanyak 1 kali yang dibacakan di setiap rakaatnya.
  • Selanjutnya membaca Surat Yasin di mana terdapat bacaan 'salamun waulan min rabb al-rahim' yang dibaca sebanyak 313 kali, lalu dilanjutkan dengan ayat setelahnya sampai selesai. Setelah itu membaca doa tolak bala.
  • Ketiga, membuat air Salamun yang mana di dalam air tersebut telah dimasukkan ayat-ayat yang diawali dengan Salamun, dan diminumkan untuk menghindari petaka yang akan turun selama satu tahun ke depan.

Tasikmalaya dan Garut

Masyarakat Kab. Tasikmalaya juga Garut masih banyak yang mengadakan ritual Rebo Wekasan dengan cara mengamalkan sholat tolak bala secara individu di Masjid sebanyak dua rakaat, yang mana di setiap rakaatnya membaca Surat Al-Fatihah, Al-Kautsar sebanyak 15 kali, Surat Al-Ikhlas sebanyak 5 kali, Al-Falaq sekali, dan An-Naas sekali. Selanjutnya, mengamalkan doa dan selawat secara serentak.

Tegal

Masyarakat Tegal banyak yang mengawali ritual Rebo Wekasan dengan kunjungan ke kawasan petilasan nenek moyang daerah mereka, yaitu Mbah Panggung yang berada di puncak bukit Sitanjung dengan membawa perlengkapan berupa sesajen yang terdiri atas kemenyan, dupa, air putih kemasan, dan kembang setaman. Setibanya mereka di sana, mereka akan memanjatkan doa-doa di kawasan tersebut untuk menolak petaka.

Yogyakarta

  • Masyarakat di daerah Wonokromo Yogyakarta banyak yang melaksanakan ritual ini dengan mengadakan doa bersama di depan Masjid. Umumnya, kegiatan ini diadakan seminggu sebelum puncak acara.
  • Ritual ini diadakan pada hari Rabu terakhir dari bulan Safar, yang dipercaya sebagai hari bertemunya Sri Sultan Hamengku Buwono I dengan Kyai Faqih Usman, yang mempunyai jasa dalam menyebarluaskan agama Islam di daerah tersebut dan mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan penyakit.
  • Ritual Rebo Wekasan masih dijaga kelestariannya oleh masyarakat setempat, sebagai ungkapan rasa syukur dan mengharap keberkahan sekaligus menolak petaka dan penyakit.


3. Rabu Wekasan Menurut Pendapat Ulama

Mengutip situs Nahdlatul Ulama (NU) Jatim, para ulama menyampaikan argumentasi mengenai amalan dan tradisi Rebo Wekasan.

BACA JUGA JUDUL LAINYA


  • Tidak ada hadis khusus

Tidak ada hadis khusus yang mengungkap persoalan akhir Rabu bulan Safar, melainkan sebuah hadis dlaif yang menjelaskan setiap hari Rabu terakhir dari setiap bulan adalah hari kesialan secara terus-menerus. Sehingga hadis dlaif ini tidak dapat dijadikan sebagai landasan kepercayaan karena tidak memenuhi syarat-syarat keshahihan.

  • Tidak ada anjuran ibadah secara khusus

Sebagian ulama memang memberikan anjuran terkait hal itu. Akan tetapi tidak dapat dijadikan sebagai landasan karena belum dapat dikategorikan sebagai dalil menurut ketentuan Islam.

  • Tidak memperbolehkan sholat khusus

Tidak memperbolehkan sholat khusus kecuali hanya sebatas sholat hajat lidaf'il al-makhuf untuk menolak petaka yang dikhawatirkan, atau nafilah mutlaqah (sholat sunnah) sebagaimana telah diperbolehkan dalam ketentuan Islam, karena mengandung hikmah agar manusia senantiasa mendekatkan diri hanya kepada Allah SWT.

Nah, itulah informasi mengenai pengertian Rabu Wekasan dilengkapi dengan praktiknya di beberapa daerah serta pendapat ulama terkait tradisi tersebut. Semoga bermanfaat!- RAJA SASTRA DI SINI

Artikel ini berasal dari beberapa sumber yang berkaitan dengan kegiatan Rabu Wekasan

ADA APA DENGAN CINTA?


ADA APA DENGAN CINTA


rajasastra-us.blogspot.com  Cinta adalah sebuah misteri yang kadang sulit diungkap, kadang sulit di duga, karena cinta bisa datang dan pergi tanpa permisi,. Begitu agungnya cinta sehingga runtuyan kata yang sangat romantic sekalipun, belum tentu dapat menyimak rahasia di balik cinta. Dengan buaian cinta orang bisa merasakan Bahagia, tapi dengan dahsyatnya gelombang cinta orang bisa terpuruk dalam kesedihan yang tiada ujung.Cinta kadang bergejolak dalam dada para remaja, tapi cinta juga tak pernah mengenal usia.

Para pembaca yang budiman, penulis mencoba menyingkap rahasia cinta dalam gambaran sebuah puisi yang berjudul “TUHAN BERI AKU MAWAR HARUM” Silakan untuk di apresiasi, semoga tulisan ini dapat sedikit menyibak pintu cinta yang penuh misteri.

Selamat membaca:

TUHAN BERI AKU MAWAR HARUM

(Undang Sumargana)

Tuhan beri aku mawar harum

Bukan duri cinta yang menyakitkan

Jika aku bisa ingin mencium bibir delimamu

Sepanjang hari darahku  mendidih
Dan berbuih karena nafsu;

Takdirkan aku jadi pemilik biibir

Atau rambut serta leher indahmu

BACAAN LAINNYA:

Tuhan, jangan biarkan dia menggigitku                       

dengan bibir yang aku impikan.

biarkan api cintaku mendidih dalam  bejana hatiku

aku terlalu banyak menangis sejak
kau hilang dari pandanganku

Aku menggigit jari manismu

ketika tebangun ternyata yang tergigit jariku

 

Tuhan beri aku mawar harum                                         

bukan duri cinta 

yang menggores luka di hati

setiap ujung hujan menyentuh kalbu

adalah mekarnya ribuan mawar harum

sementara aku bertahan hidup,

tahun rela tidak mati    menunggu cintamu                                          

   di sini

tuhanku beri aku mawar harum

dalam hening menangkup malam
merajut jaring sutra di denyut jantung                                             

tak akan ku biarkan  binar purnama memudar              

akan tetap kulangitkan harapan                                                    

d emi pencapaian mimpi

 

Tasik selatan 04 Juni 2023


Download di SINI

RAYAP BERGEROMBOL MEMANGSA DARAH RAKYAT

 

RAYAP BERGEROMBOL MEMANGSA DARAH RAKYAT 

RAYAP BERGEROMBOL MEMANGSA DARAH RAKYAT


Para pembaca yang Budiman…..!

KLIK rajasastra-us.blogspot.com Rayap, berkeliaran di mana-mana di seantero negeri disetiap intansi rayap bergerombol di mandor-mandor  bangunan rayap memakan semen-semen untuk bahan bagunan , sehingga takarannya dikurangi, disetiap intansi rayap bergerombol merongrong kewibawaan negeri, di perpajakan rakyat datang menggerogoti setoran rakyat,  di beberapa kementrian rayap datang memanipulasi anggaran. Bahkan dianggota Dewanpun rayap menyerang mengisap darah rakyat. Bahkan sampai dipedesaan di kelurahan di ke RT-an banyak rayap mencari mangsa.  rayap memang jahat kadang datang bergerombol saling melindungi kejahatan yang dilakukannya.

Berbicara masalah Rayap, Taufik Ismail dalam puisinya yang berjudul ” Negeriku Sedang Dilahap Rayap" menggambarkan keadaan negeri kita berada  dalam tatanan kehidupan yang semerawut penuh dengan kejahatan yang dilakukan oleh manusia berdasi.

Negeri ini memang sedang diserang rayap sehingga keadaannya tidak baik-baik saja. Anggota Dewan yang dipilih rakyat, banyak yang mengambil kepurtusan menyakiti rakyat. Fakta banyak oknum pejabat  yang tersandung kasus korupsi, gratifikasi menggambarkan bahwa banyak dari mereka lebih memilih mementingkan diri sendiri , mereka banyak yang jadi maling makan uang rakyat.  Beban hutang negara membuat negri ini sepertinya telah tergadaikan. Kolonialisme baru telah melanda negeri kita.

Para maling-maling negeri berjalan berjamaah, saling menutupi, sehingga sulit untuk ditembus oleh hukum. Rakyat sengsara cari kerja sulit pengangguran merajalela. Sulit rasanya rakyat merasakan kesejahtraan, karena negeri ini sudah banyak dikuasai maling.

Pembaca yang Budiman, Penulis mengajak para pembaca untuk mencoba mengapresiasi dua Puisi Karya Taufik Ismail dengan judul yang sama dibuat dalam waktu yang berbeda, namun gambaran isinya hampir sama. Mari kita bandingkan dan apresiasi dua puisi tersebut.

Selamat membaca  dan mengapresiasi karya sastrawan ternama ini.


Negeriku Sedang Dilahap Rayap

(Karya Taufik Ismail)

 

 

Kita Hampir Paripurna

menjadi Bangsa Porak- Poranda,

Terbungkuk Dibebani Hutang

dan Merayap Melata Sengsara di dunia.

Pergelangan Tangan dan Kaki Indonesia “DIBORGOL” di Ruang Tamu Kantor Pegadaian Jagat Raya.

Negeri kita “Tidak Merdeka Lagi”,

Kita sudah jadi Negeri Jajahan Kembali.

Selamat Datang dalam

“Zaman Kolonialisme Baru,”

Saudaraku.

Dulu penjajah kita “Satu Negara”,

Kini penjajah kita “Multi-Kolonialis”

banyak bangsa.

Mereka “Berdasi Sutra”,

Ramah-Tamah luar biasa

dan Banyak Senyumnya.

Makin banyak kita

“Meminjam Uang,

Makin Gembira”

karena “Leher Kita

Makin Mudah Dipatahkannya”.

Bergerak ke kiri “Ketabrak Copet”

Bergerak ke kanan “Kesenggol Jambret”,

Jalan di depan “Dikuasai Maling’,

Jalan di Belakang penuh “Tukang Peras”,

Yang di atas “Tukang Tindas.”

Lihatlah PARA MALING itu

kini mencuri secara Berjamaah.

Mereka berSaf-Saf Berdiri Rapat,

Teratur Berdisiplin dan Betapa Khusyu’.

Begitu rapatnya mereka berdiri

susah engkau menembusnya,

Begitu Sistematis.

Itukah rezim yang kalian banggakan dan di bela-bela.

Lalu dari sisi mana hebatnya rezim sekarang ini.

 

 

NEGRIKU SEDANG DILAHAP RAYAP  2

(Karya Taufik Ismail)


Anak-anak tak bisa bersekolah 11 juta murid, pecandu narkoba 6 juta anak muda, pengungsi perang saudara 1 juta orang, VCD koitus beredar 20 juta keping, kriminalitas merebat disetiap tikungan jalan

dan beban hutang di bahu 1600 trilyun rupiahnya.

Pergelangan tangan dan kaki Indonesia diborgol diruang tamu Kantor Pegadaian Jagat Raya, dan dipunggung kita dicap sablon besar-besar:

Tahanan IMF dan Penunggak Bank Dunia.

Kita sudah jadi bangsa kuli dan babu,

menjual tenaga dengan upah paling murah sejagat raya.

Ketika TKW-TKI itu pergi

lihatlah mereka bersukacita antri penuh harapan dan angan-angan di pelabuhan dan bandara,

ketika pulang lihat mereka berdukacita karena majikan mungkir tidak membayar gaji, banyak yang disiksa malah diperkosa

dan pada jam pertama mendarat di negeri sendiri diperas pula.

Negeri kita tidak merdeka lagi,

kita sudah jadi negeri jajahan kembali.

Selamat datang dalam zaman kolonialisme baru, saudaraku.

Dulu penjajah kita satu negara,

kini penjajah multi kolonialis banyak bangsa. Mereka berdasi sutra,

ramah-tamah luar biasa dan banyak senyumnya.

Makin banyak kita meminjam uang, makin gembira karena leher kita makin mudah dipatahkannya.

Di negeri kita ini, prospek industri bagus sekali. Berbagai format perindustrian, sangat menjanjikan, begitu laporan penelitian.

Nomor satu paling wahid, sangat tinggi dalam evaluasi, dari depannya penuh janji, adalah industri korupsi.

Apalagi di negeri kita lama sudah tidak jelas batas halal dan haram, ibarat membentang benang hitam di hutan kelam jam satu malam. Bergerak ke kiri ketabrak copet,

bergerak ke kanan kesenggol jambret, jalan di depan dikuasai maling,

jalan di belakang penuh tukang peras, yang di atas tukang tindas.

Untuk bisa bertahan berakal waras saja di Indonesia, sudah untung. Lihatlah para maling itu kini mencuri secara berjamaah.

Mereka bersaf-saf berdiri rapat, teratur berdisiplin dan betapa khusyu’. Begitu rapatnya mereka berdiri susah engkau menembusnya.

Begitu sistematiknya prosedurnya tak mungkin engkau menyabotnya. Begitu khusyu’nya, engkau kira mereka beribadah.

Kemudian kita bertanya, mungkinkah ada maling yang istiqamah?

Lihatlah jumlah mereka, berpuluh tahun lamanya, membentang dari depan sampai ke belakang, melimpah dari atas sampai ke bawah,

tambah merambah panjang deretan saf jamaah.

Jamaah ini lintas agama, lintas suku dan lintas jenis kelamin. Bagaimana melawan maling yang mencuri secara berjamaah?

Bagaimana menangkap maling

yang prosedur pencuriannya malah dilindungi dari atas sampai ke bawah? Dan yang melindungi mereka, ternyata,

bagian juga dari yang pegang senjata dan yang memerintah. Bagaimana ini?

Tangan kiri jamaah ini menandatangani disposisi MOU dan MUO (Mark Up Operation),

tangan kanannya membuat yayasan beasiswa, asrama yatim piatu dan sekolahan.

Kaki kiri jamaah ini mengais-ngais upeti ke sana kemari, kaki kanannya bersedekah, pergi umrah dan naik haji.

Otak kirinya merancang prosentasi komisi dan pemotongan anggaran, otak kanannya berzakat harta,

bertaubat nasuha

dan memohon ampunan Tuhan.

Bagaimana caranya melawan maling begini yang mencuri secara berjamaah? Jamaahnya kukuh seperti diding keraton,

tak mempan dihantam gempa dan banjir bandang,

malahan mereka juru tafsir peraturan dan merancang undang-undang,

penegak hukum sekaligus penggoyang hukum, berfungsi bergantian.

Bagaimana caranya memroses hukum maling-maling yang jumlahnya ratusan ribu, barangkali sekitar satu juta orang ini,

cukup jadi sebuah negara mini,

meliputi mereka yang pegang kendali perintah, eksekutif, legislatif, yudikatif dan dunia bisnis, yang pegang pestol dan

mengendalikan meriam, yang berjas dan berdasi. Bagaimana caranya?

Mau diperiksa dan diusut secara hukum?

Mau didudukkan di kursi tertuduh sidang pengadilan? Mau didatangkan saksi-saksi yang bebas dari ancaman? Hakim dan jaksa yang bersih dari penyuapan?

Percuma

Seratus tahun pengadilan, setiap hari 8 jam dijadwalkan Insya Allah tak akan terselesaikan.

Jadi, saudaraku, bagaimana caranya?

Bagaimana caranya supaya mereka mau dibujuk, dibujuk, dibujuk agar bersedia mengembalikan jarahan yang berpuluh tahun

dan turun-temurun sudah mereka kumpulkan.

Kita doakan Allah membuka hati mereka, terutama karena terbanyak dari mereka orang yang shalat juga, orang yang berpuasa juga, orang yang berhaji juga.

Kita bujuk baik-baik dan kita doakan mereka.

Celakanya,

jika di antara jamaah maling itu ada keluarga kita, ada hubungan darah atau teman sekolah,

maka kita cenderung tutup mata, tak sampai hati menegurnya.

Celakanya,

bila di antara jamaah maling itu ada orang partai kita, orang seagama atau sedaerah,

Kita cenderung menutup-nutupi fakta, lalu dimakruh-makruhkan

dan diam-diam berharap

semoga kita mendapatkan cipratan harta tanpa ketahuan.

Maling-maling ini adalah kawanan anai-anai dan rayap sejati. Dan lihat kini jendela dan pintu Rumah Indonesia dimakan rayap.

Kayu kosen, tiang,kasau, jeriau rumah Indonesia dimakan anai-anai. Dinding dan langit-langit, lantai rumah Indonesia digerogoti rayap.

Tempat tidur dan lemari, meja kursi dan sofa, televisi rumah Indonesia dijarah anai-anai.

Pagar pekarangan, bahkan fondasi dan atap rumah Indonesia sudah mulai habis dikunyah-kunyah rayap.

Rumah Indonesia menunggu waktu, masa rubuhnya yang sempurna.

Aku berdiri di pekarangan, terpana menyaksikannya.

Tiba-tiba datang serombongan anak muda dari kampung sekitar. “Ini dia rayapnya! Ini dia Anai-anainya! ” teriak mereka.

“Bukan. Saya bukan Rayap, bukan!” bantahku.

Mereka berteriak terus dan mendekatiku dengan sikap mengancam.

Aku melarikan diri kencang-kencang. Mereka mengejarkan lebih kenjang lagi. Mereka menangkapku.

“Ambil bensin!” teriak seseorang. “Bakar Rayap,” teriak mereka bersama.

Bensin berserakan dituangkan ke kepala dan badanku.

Seseorang memantik korek api. Aku dibakar.

Bau kawanan rayap hangus. Membubung Ke udara.

 

Jakarta, 2008


Downloade DI SINI

5 BAHAN DAPUR MENYINGKAP RAHASIA MENGHILANGKAN FLEK HITAM DI WAJAH

5 BAHAN DAPUR  MENYINGKAP RAHASIA MENGHILANGKAN FLEK HITAM DI WAJAH

(Tip. Kecantikan )

5 Bahan dapur menyingkap Rahasia untuk menghilangkan Flek hitam di wajah.Flek hitam di wajah sering jadi permasalahan bagi banyak orang terlebih perempuan.berbagai usaha dilakukan dengan menggunakan berbagai merek kecantikan dari harga yang murah sampai harga yang cukup mahal
5 BAHAN DAPUR  MENYINGKAP RAHASIA MENGHILANGKAN FLEK HITAM DI WAJAH

RAJA SASTRA - 5 Bahan dapur menyingkap Rahasia untuk menghilangkan Flek hitam di wajah.Flek hitam di wajah sering jadi permasalahan bagi banyak orang terlebih perempuan.berbagai usaha dilakukan dengan menggunakan berbagai merek kecantikan dari harga yang murah sampai harga yang cukup mahal

Ada banyak penyebab munculnya flek hitam di wajah. Di antaranya adalah paparan sinar UV, perubahan hormonal, faktor usia, karena keturunan, hingga salah menggunakan skincare dan kosmetik. Masalah ini pun yang kerap membuat tampil tak percaya diri tanpa make up. Jika sudah begini, banyak orang mencari cara menghilangkan flek hitam di wajah.

5 Bahan dapur menyingkap Rahasia untuk menghilangkan Flek hitam di wajah. Tak perlu bingung, bagi perempuan yangingin tampil cantik dan menumbuhkan percaya diri bisa dengan biaya yang cukup murah menghilangkan flek hitam di wajah. gunakan  bantuan 5 bahan dapur alami yang bisa dijumpai di rumah.

Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah

Yuk simak sejumlah cara menghilangkan flek hitam di wajah dengan bahan dapur alami berikut ini.

1. Cuka Apel

  • Cara menghilangkan flek hitam di wajah dengan bahan dapur alami yang pertama adalah dengan cuka apel.
  • Cuka apel mengandung asam alpha-hydroxy yang dapat membantu mengelupas sel-sel kulit mati dan mencerahkan kulit. 
  • Caranya: cukup campurkan cuka apel dengan air dalam perbandingan 1:1. 
  • Pakai kapas untuk mengaplikasikan campuran ini ke area flek hitam dan biarkan selama 5-10 menit sebelum dibilas dengan air bersih. 
  • Wajib diketahui, penting untuk mengencerkan cuka apel dengan air bersih sebelum digunakan, karena penggunaan cuka apel murni dapat menyebabkan iritasi kulit.

2. Kentang

  •  Mungkin anda tak menyangka bahan masakan yang bisa dijadikan sayur sop ini bisa menghilangkan flek hitam di wajah.
  • Kentang mengandung enzim yang disebut katekolase yang dapat membantu menghilangkan flek hitam pada kulit.
  • Caranya: cukup iris tipis kentang mentah dan letakkan pada kulit dahi yang berflek hitam. Biarkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan air bersih.
  • Lakukan cara ini secara berulang dan konsisten setiap harinya ya.

3. Jeruk Nipis

  • Buah yang kerap dijadikan pelengkap masakan jni ternyata bisa menjadi salah satu yang dapat menghilangkan flek hitam.
  • Perasan dari jeruk nipis dianggap sebagai bahan pemutih alami karena sifat pencerah kulitnya.
  • Caranya ; cukup mengoleskan jus jeruk nipis menggunakan bola kapas ke bagian kulit yang gelap dan biarkan selama 30 menit.
  • Perlu diingat, pastikan kita tetap berada di dalam ruangan dan menghindari paparan langsung sinar matahari.
  • Pastikan kita selalu menggunakan sunscreen ya saat keluar rumah.

4. Gula dan Minyak Zaitun

  • Gula dan minyak zaitun juga dapat menghilangkan flek hitam.  
  • Caranya pun cukup mudah; tinggal campur gula dan minyak zaitun menjadi satu. Aduk hingga merata. Setelah tercampur, oleskan pada kulit wajah dan lakukan pijatan dengan gerakan melingkar.
  • Biarkan 10-15 menit terlebih dahulu, kemudian bilas dengan air dingin dan keringkan.
  • Untuk mendapatkan hasil yang efektif, lakukan sebanyak 2 kali dalam seminggu secara rutin ya.
BACAAN LAINNYA:

5. Kunyit dan Lemon

  • Sudah pada tahu kunyit adalah salah satu bahan dapur yang punya khasiat baik untuk kulit wajah.
  • Campuran kunyit dan lemon merupakan agen pencerah kulit yang bisa membantu menghilangkan flek hitam di hidung.
  • Caranya, campurkan bubuk kunyit dan beberapa jus lemon lalu aduk hingga rata.
  • Setelah menjadi pasta, oleskan pada area flek hitam, biarkan mengering, lalu bilas menggunakan air hangat.

Nah itu tadi  5 bahan dapur yang mampu menyingkap rahasia menghilangkan flek hitam di wajah agar bisa tampil percaya diri dan cantik. resep ini pun tak masalah digunakan pula oleh para pria agar tampil menawan.  KLIK DI SINI

Sumber Sunting berbagai sumber

Senin, 02 September 2024

KISAH UNIK SUKU VADOMA YANG PUNYA KAKI MENYERUPAI KAKI BURUNG UNTA

KISAH UNIK SUKU VADOMA 
YANG PUNYA KAKI MENYERUPAI KAKI BURUNG UNTA
Suku Vedoma yang punya kaki menyerupai kaki burung unta
KISAH UNIK SUKU VEDOMA

rajasastra-us.blogspot.com Suku  Vadoma merupakan kelompok etnis yang tinggal di wilayah Kayemba bagian utara, Zimbabwe. Suku vedoma ini memiliki bentuk kaki yang unik yang dikenal sebagai sindrom 'kaki burung unta' atau Ectrodactyly. Ectrodactyly juga dikenal sebagai sindrom kaki dua atau sindrom cakar lobster. Sindrom ini merupakan kelainan genetik langka yang memengaruhi pertumbuhan kaki dan menyebabkan kaki tampak mirip dengan kaki burung unta. atau Ectrodactyly.

Karena bentuk jari-jari kaki yang 'aneh', mereka tidak bisa memakai sepatu, tetapi mereka dapat berlari walaupun mengalami kesulitan. Mereka juga bisa memanjat pohon meskipun hanya memiliki dua jari kaki mereka. Meski memiliki cacat fisik dan keterbatasan, ini tak menjadi halangan bagi mereka untuk beraktivitas dan tetap aktif berburu, memancing, hingga meraka mempertahankan hidup dengan mengumpulkan makanan

Warga  Suku Vedoma bahkan merasa 'diuntungkan' dengan bentuk kaki mereka karena kehidupan warga yang sangat tradisional dan menggantungkan hidup dari berburu serta mengumpulkan makanan

Sebagian besar Suku Vadoma kehilangan tiga jari tengah dan hanya memiliki dua jari kaki luar yang menjadi terbalik. Para ilmuwan berpendapat bahwa kondisi fisik Suku Vadoma terjadi akibat mutasi tunggal pada kromosom nomor 7 dan kondisi unik ini diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Meski memiliki cacat fisik dan keterbatasan, ini tak menjadi halangan bagi mereka untuk beraktivitas dan tetap aktif berburu, memancing, hingga mengumpulkan makanan

Ilustrasi kaki unta© Disediakan oleh Beautynesia

Penduduk asli Suku Vadoma membuat aturan  tidak diperbolehkan menikah di luar kelompok mereka. Suku Vadoma memiliki sejarah inces atau perkawinan sedarah. Hal ini mengakibatkan akumulasi gen yang tidak beragam, pada akhirnya menyebabkan munculnya cacat fisik atau kondisi genetik langkaHal ini mengakibatkan akumulasi gen yang tidak beragam, pada akhirnya menyebabkan munculnya cacat fisik atau kondisi genetik langka.

BACAAN LAINYA:

Suku Vadoma sangat bangga dengan jati diri mereka dan menganggap mutase dan keadaan fisik  ini sebagai status lebih baik daripada suku lain di daerah Kayemba, Zimbabwe. Klik  rajasastra-us.blogspot.com

Sumber bacaan Detikcom 

Featured Post

HABIB ALI ALHABSYI DENGAN KAROMAHNYA

KHARAMAH HABIB ALHABSYI:  BISA DENGAR SUARA TASBIH DAN BENDA MATI HABIB ALI ALHABSYI DENGAN KAROMAHNYA Habib Ali Alhabsyi nama lengkapnya H...