BERANDA

Selasa, 13 Agustus 2024

KUALITAS AIR SUNGAI CIJALU PERLU JADI PERHATIAN

KUALITAS AIR SUNGAI CIJALU 

PERLU JADI PERHATIAN

sungai Cijalu yang melintas ke Desa Bantarkalong, Kec. Cipatujah, perlu mendapat perhatian
KUALITAS AIR SUNGAI CIJALU  PERLU JADI PERHATIAN

rajasastra-us.blogspot.com Sungai CJALU Merupakan salah satu dari ribuan sungai yang mengalir di Indonesia. Terletak melintas  ke Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah, Kab. Tasikmalaya Jawa Barat dan bermuara di Laut Selatan Laut  Cipatujah.  Sungai ini  dimusim kemarau sering menjadi tempat persediaan air  bagi warga sekitar. Namun, sayangnya, banyak orang melakukan aktivitas yang merusak kualitas air sungai Cijalu . Aktivitas seperti pembuangan limbah industri, sampah, dan limbah domestik dapat merusak dan mencemari sungai. Hal ini dapat berdampak buruk pada lingkungan, Kesehatan  manusia, dan hewan di sekitar sungai.

Sangat penting   bagi kita semua untuk memahami betapa  pentingnya menjaga kualitas air sungai. Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk memastikan sumber daya air dan lingkungan bersih dan sehat. Dengan mempraktikkan tindakan-tindakan yang ramah lingkungan dan mendukung kebijakan pemerintah terkait lingkungan, kita dapat memainkan peran kritis dalam menjaga keberlangsungan hidup. Mari bersama-sama menjaga sumber daya air kita untuk masa depan yang lebih baik. Sayangnya dalam menjaga sungai Cijalu perhatian pemerintah setempat masih minim, pembiaran masyarakat dalam membuang limbah masih kurang mendapat perhatian dan seolah olah penjelasan pada masyarakat tentang pentingnya menjaga sungai masih belum disentuh, sehingga kalau terus hal itu berjalan mungkin beberapa tahun ke depan kerusakan sungai akan terjadi

Untuk memahami lebih lanjut tentang kualitas air sungai, kita harus mempertimbangkan parameter yang digunakan untuk menilainya. Parameter yang digunakan adalah bau, warna, rasa, pH, total padatan tersuspensi (TSS), BOD5, COD, dan bakteri Escherichia coli (E.coli). Ketujuh parameter tersebut dipakai sebagai acuan kualitas air sungai oleh Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat.


Kelebihan Kualitas Air Sungai

1. Sumber daya yang berkelanjutan

Sungai merupakan sumber daya yang berkelanjutan karena dapat dimanfaatkan secara terus menerus sehingga dapat membantu dalam menjaga lingkungan.

2. Mempengaruhi kesehatan manusia

Kualitas air sungai yang baik dapat membantu dalam menjaga kesehatan manusia. Air bersih dapat mencegah penyebaran penyakit, membantu pencernaan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

3. Menghasilkan daya air

Sungai dapat digunakan sebagai sumber daya energi yang ramah lingkungan seperti pembangkit listrik tenaga air.

4. Menunjang ekosistem

Perairan yang baik dapat mendukung ekosistem dan menunjang kehidupan hewan yang hidup di dalam sungai.

5. Memiliki potensi ekonomi 

Sungai bisa memberikan manfaat ekonomi  dan kalau dikembangkan ditata dengan baik sebagai tempat wisata  atau sumber daya perikanan.

6. Menjaga lingkungan hidup

Dengan menjaga kualitas air sungai, kita dapat mencegah kerusakan lingkungan serta mengurangi biaya pengobatan yang terkait dengan penyakit yang disebabkan oleh air yang terkontaminasi.

7. Mendukung mendukung  pertanian

Sungai dapat digunakan sebagai sumber air irigasi pada lahan pertanian.


Kekurangan Kualitas Air Sungai

1. Menimbulkan masalah kesehatan

Kualitas buruk air sungai dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti diare, sakit perut, demam tifus, dan lain-lain.

2. Penyebab kerusakan lingkungan

Kualitas air sungai yang buruk dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap flpora dan fauna yang terdapat di sungai dan sekitarnya.

3. Menghambat pertumbuhan ekonomi

Kualitas air yang buruk juga dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, terutama ketika sungai digunakan sebagai tempat wisata, perikanan, atau sebagai sumber air irigasi di sekitar lahan pertanian.

4. Menyebabkan bau yang tidak sedap

Pencemaran air sungai dapat menyebabkan bau yang tidak sedap dan mengganggu lingkungan sekitar.

5. Dampak yang merugikan pada industri

Kualitas air yang buruk dapat merusak proses industri yang memerlukan air bersih dan dapat menghasilkan air limbah.

6. Memisahkan sumber daya ekonomi

Pencemaran air sungai bisa memisahkan sumber daya ekonomi dari masyarakat , hewan, dan lingkungan.

7. Menurunkan daya dukung lingkungan

Kualitas air yang buruk dapat menurunkan daya dukung lingkungan dan dapat mengancam keberlangsungan hidup beberapa spesies hewan.


Tabel Parameter Kualitas Air Sungai

Para Meter Deskrifsi

pH Tingkat keasaman air

TSS Total padatan tersuspensi dalam air

BOD5 Tingkat oksigen yang dibutuhkan bakteri untuk mendekomposisi senyawa organik dalam air dalam 5 hari

COD Kandungan senyawa organik yang mudah teroksidasi dalam air

Escherichia coli (E.coli) Tingkat keberadaan bakteri E.coli dalam air

BACA JUDUL LAINNYA

Beberapa Pertanyaan yang Berkaitan dengan Air Sungai

1. Apa yang dimaksud dengan kualitas air sungai?

Kualitas air sungai merujuk pada parameter tertentu yang menentukan kondisi air sungai, seperti bau, warna, rasa, pH, total padatan tersuspensi (TSS), BOD5, COD, dan ketersediaan bakteri Escherichia coli (E. coli).

2. Bagaimana pencemaran air sungai mempengaruhi kehidupan manusia?

Pencemaran air sungai dapat mempengaruhi kualitas air yang digunakan sebagai sumber air minum, ancaman terhadap kesehatan manusia, menghambat pertumbuhan ekonomi, dan merusak lingkungan.

3. Apa yang bisa saya lakukan untuk membantu menjaga kualitas air sungai?

Anda dapat membantu menjaga kualitas air sungai dengan cara tidak membuang sampah di sungai, menggunakan detergent yang ramah lingkungan, mengurangi penggunaan pestisida di lahan pertanian, dan mendukung proyek penjagaan lingkungan.

4. Bagaimana cara melindungi hewan yang hidup di sungai dari efek pencemaran?

Melindungi hewan yang hidup di sungai bisa dilakukan dengan cara menghindari pembuangan limbah ke sungai, menjaga penyebaran bakteri E.coli, dan menempatkan tempat makanan mereka yang aman dari ancaman pencemaran.

5. Apa yang bisa dilakukan industri untuk mengurangi dampak pencemaran pada sungai?

Industri bisa mengurangi dampak pencemaran pada sungai dengan cara membuang limbah secara aman, menggunakan teknologi yang ramah lingkungan, dan mengatur pengelolaan limbah dengan benar.

6. Apa saja jenis pencegahan pencemaran pada air sungai?

Pencegahan pencemaran air sungai bisa dilakukan dengan mempertahankan sumber daya air, memperkuat pengawasan pengelolaan limbah industri dan domestik, serta menjaga keasaman air yang seimbang.

7. Bagaimana cara mengatasi pencemaran air sungai?

Pencemaran air sungai bisa diatasi dengan banyak cara, seperti dengan program pengurangan limbah perusahaan, pemanfaatan teknologi canggih, penyediaan cukup dan tepat pengawasan air, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas air sungai.


Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kualitas air sungai sangat penting bagi kehidupan kita sehari-hari. Sungai Panjang, sebagai contoh, adalah salah satu sungai yang perlu dijaga kualitasnya. Ada banyak keuntungan dalam menjaga kualitas air sungai, seperti keberlanjutan sumber daya, tepat guna air dalam pertanian, ekosistem yang seimbang, dan masih banyak lagi. Namun, di sisi lain, pencemaran air sungai dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, mengancam kesehatan manusia, dan ketersediaan sumber daya ekonomi.

Semua orang harus berperan serta dalam menjaga dan memelihara kualitas air sungai. Mulai dari membuang sampah dengan benar dan tidak membuang limbah ke sungai, hingga mendukung kebijakan pemerintah terkait pengelolaan lingkungan dan sumber daya air. Mari bersama-sama menjaga kualitas air sungai untuk masa depan yang lebih baik. Terima kasih atas perhatiannya. KLIK DI SINI


SUMBER BACAAN:  butekno.com kumpulan berita

HAL YANG PENTING DIKETAHUI TENTANG PERUBAHAN TEKS ASLI SUMPAH PEMUDA

HAL YANG PENTING DIKETAHUI 
TENTANG PERUBAHAN TEKS ASLI SUMPAH PEMUDA

Kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan yang sudah beratus-ratus tahun lamanya merupakan sebuah perjuangan yang panjang dilakukan oleh para pahlawan bangsa yang gugur dalam medan perang maupun pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan hingga Indonesia sudah merdeka.
HAL YANG PENTING DIKETAHUI  TENTANG PERUBAHAN TEKS ASLI SUMPAH PEMUDA

rajasastra-us.com Kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan yang sudah beratus-ratus tahun lamanya merupakan sebuah perjuangan yang panjang dilakukan oleh para pahlawan bangsa yang gugur dalam medan perang maupun pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan hingga Indonesia sudah merdeka. Kemerdekaan ini pun tidak luput dari campur tangan pemuda-pemudi Indonesia yang memiliki tekad yang sama untuk memerdekakan bangsa Indonesia saat itu.Berdasarkan sejarah yang dituliskan, peran pemuda dalam kemerdekaan Republik Indonesia dimulai dari desakan pemuda dengan cara menculik Soekarno dan Mohammad Hatta ke Rengasdengklok, Jawa Barat, Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya. Namun, perjuangan pemuda untuk memerdekakan bangsa Indonesia ternyata sudah dimulai jauh sebelum tahun 1945. Awal mula perjuangan tersebut dimulai dari berdirinya organisasi Budi Oetomo pada tahun 1908, perjuangan pemuda masih kedaerahan dan kesukuan. Bangkitnya pemuda didasari oleh seseorang yang bernama Satiman yang memiliki semangat berkobat menjadi penggerak penggerakan pemuda.

Tri Koro Dharmo merupakan wadah pertama dari perhimpunan pemuda. Organisasi untuk merupakan perkumpulan pelajar yang berdiri pada tanggal 7 Maret 1915. Tri Koro Dharmo memiliki maka yaitu tiga tujuan mulia. Ketiga tujuan mulia tersebut adalah sakti, bukti, dan bakti yang menginginkan sebuah perubahan dari cara pandang pemuda akan kondisi yang terjadi di Indonesia. Desakan untuk mengembangkan Tri Koro Dharmo lebih luas lagi, maka nama dari perkumpulan ini berubah menjadi Jong Java dengan anggota terdiri dari pelajar berasal dari Jawa, Madura, Bali, dan Lombok. Semenjak munculnya Jong Java ini menginspirasi pemuda dari daerah-daerah di Indonesia untuk membuat perkumpulan serupa.

Banyaknya perkumpulan pemuda tersebut menuntut sebuah pertemuan untuk menggabungkan perkumpulan pemuda dengan cara mengirimkan representatif kedalam sebuah musyawarah besar. Kongres Pemuda I akhirnya dilakukan pada tanggal 30 April – 2 Mei 1926. Didalam Kongres Pemuda I ini pemuda masih memiliki ego kedaerahan yang tinggi, sehingga mereka akhirnya sadar bahwa ego kedaerahan itu akan mempersulit kemerdekaan Indonesia. Maka pada tanggal 27 – 28 Oktober 1928 dilaksanakan kembali Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda.

Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno pada tahun 1959, tanggal 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959. Sumpah Pemuda dimaknai sebagai momentum bersatunya para pemuda dari Sabang hingga Merauke untuk bergerak dan berjuang bersama-sama untuk Indonesia. (NA)


PERJALANAN PERUMUSAN TEKS SUMPAH PEMUDA

Ternyata, bunyi teks Sumpah Pemuda telah mengalami perubahan. Teks yang asli yang disusun oleh Moh Yamin dianggap menuai perdebatan, terutama di bagian bahasa. 

Tak banyak yang tahu jika teks Sumpah Pemuda telah mengalami perubahan.

Hal ini lantaran bunyi Sumpah Pemuda yang asli menimbulkan perdebaCrutchfield is here to help!

Bagaimana ceritanya?

CERITA YANG BERKAITAN 
DENGAN PERUMUSAN SUMPAH PEMUDA

Kurun waktu 1915-1921, Indonesia yang ketika itu masih bernama Hindia Belanda, diperintah oleh Gubernur Jenderal Van Limburg Stirrum. la terkenal dengan janjinya yang disebut Janji November (November Belofte). Janji itu berisi bahwa Indonesia akan diberi kemerdekaan, namun itu hanyalah janji kosong belaka. Sehingga, seiring tumbuhnya kesadaran di kalangan cendekia kita, mulai bermunculan perkumpulan-perkumpulan yang menjawab kekecewaan janji palsu tersebut.

Menurut mereka, Belanda tidak akan melepaskan Indonesia dengan sukarela. Bangsa Indonesia sendiri yang harus berjuang mencapai kemerdekaan dan melemparkan penjajah dari Indonesia.

Syarat utama untuk suksesnya perjuangan kemerdekaan adalah persatuan bangsa. Mereka menemukan hal tersebut dalam tulisan-tulisan yang dimuat di majalah Indonesia Merdeka. Majalah ini dilarang beredar di Indonesi Tetapi para pemuda kita berhasil menyelundupkannya ke tanah air kita.

Cita-cita persatuan yang didengung-dengungkan Perhimpunan Indonesia ternyata mempengaruhi perkumpulan pemuda yang waktu itu masih bersifat kedaerahan Ada Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Celebes dari Sulawesi, Jong Bataks Bond, Sekar Rukun dari Sunda dan sebagainya.


KONGRES PEMUDA INDONESIA PERTAMA

Dalam Kongres Pemuda Indonesia I ini juga terdapat suatu panitia perumus. Tugasnya adalah menyusun usul keputusan kongres. Anggotanya terdiri dari Djamaludin, Sanusi Pane, M. Tabrani, dan Moh. Yamin.

Usul keputusan yang menjadi bunyi sumpah pemuda yang asli ini dirumuskan Moh. Yamin sebagai berikut dengan bunyi:

  • Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe bertoempah darah yang satoe, tanah Indonesia.
  • Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa yang satoe, bangsa Indonesia.
  • Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatuan, bahasa Melayoe."

 

PERDEBATAN TENTANG BAHASA MELAYU

Rumusan yang kemudian disebut sebagai ikrar untuk kemudian diubah menjadi sumpah ini menimbulkan perdebatan.

M. Tabrani berkeberatan dengan alinea ketiga, yaitu Bahasa Melayu. Menurutnya, Melayu sebaiknya diganti dengan Indonesia sehingga seluruh rumusan mencantumkan nama Indonesia pada bagian akhirnya. Akhirnya dari perdebatan itu pun tak ayal menimbulkan perubahan pada bunyi sumpah pemuda yang asli tersebut. Meski  awalnya tidak ada kesepakatan mengenai perubahan rumusan itu,  tapi akhirnya usul keputusan rumusan Moh. Yamin diajukan lagi pada Kongres Pemuda Indonesia II.

BACAAN LAINNYA:

Kongres ke-2 berlangsung dari 27-28 Oktober 1928 di Jakarta Hasilnya, bunyi sumpah pemuda yang asli berubah sebagai berikut:

"Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe bertoempah darah yang satoe, tanah Indonesia.

  • Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa yang satoe, Bangsa Indonesia.
  • Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
  • Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Sumber dari Media Nasional

Senin, 12 Agustus 2024

6 NEGARA YANG PERNAH MENJAJAH INDONESIA ITU MERUPAKAN FAKTA SEJARAH YANG TAK BOLEH DI LUPAKAN

6 NEGARA  YANG PERNAH MENJAJAH INDONESIA 
ITU MERUPAKAN FAKTA SEJARAH YANG  TAK BOLEH DI LUPAKAN

6 NEGARA  YANG PERNAH MENJAJAH INDONESIA  ITU MERUPAKAN FAKTA SEJARAH YANG  TAK BOLEH TERLUPAKAN

rajasastra-us.blogspot.com  6 negara yang pernah menjajah Indonesia itu merupakan fakta sejarah yang tak boleh terlupakan karena dalam masa itu kita akan mengenal pula  kisah perjuangan bangsa Indonesia dengan penuh pengorbanan dan penuh keikhlasan. Hal ini memang perlu diceritakan pada anak setidaknya mereka akah tahu  kisah perjuangan bangsa bagaimana penderitaan bangsa kita dan bagaimana hebatnya pahlawan-pahlawan indonesia untuk mencapai kemerdekaan.. Pada zaman dulu, para pahlawan yang bekerja sama dengan rakyat, berjuang luar biasa untuk mendapatkan kemerdekaan Nusantara.

Dibalik itu, ada harta dan nyawa yang rela dikorbankan untuk memperjuangkan kebebasan negara. Tak hanya Belanda dan Jepang saja, ternyata Indonesia pernah dijajah oleh 6 negara yang tercatat dalam sejarah.

6 Negara yang Pernah Menjajah Indonesia

6 negara yang pernah menjajah Indonesia itu merupakan fakta sejarah yang tak boleh terlupakan, negara-negara tersebut adalah:

1. Portugis (1509 - 1595)

Portugis merupakan negara penjajah Indonesia pertama yang berhasil masuk dan menjajah. Salah satu tokoh pentingnya yaitu, Alfonso de Albuquerque. Portugis berhasil mengenalkan Nusantara ke kehidupan dunia Eropa.

Awal mula kedatangan Portugis adalah ke daerah Maluku untuk mencari rempah-rempah. Kedatangannya pun di sambut hangat oleh Raja dan rakyat Maluku pada saat itu. Hingga akhirnya, Portugis melanggar aturan yang telah disepakati dengan menerapkan praktik monopoli yang tidak sehat.

Penjajahan yang dilakukan bangsa Portugis meluar ke berbagai penjuru Indonesia. Salah satunya adalah Pulau Jawa. Pada tahun 1602, datang pasukan Belanda yang mengalahkan pasukan Portugis, Hingga akhirnya kolonialisasi yang dilakukan oleh Portugis tersebut berakhir.

2. Spanyol (1521 - 1692)

Spanyol merupakan salah satu negara penjajah bagian Eropa yang aktif melakukan pelayaran ke Asia Tenggara. Tujuan mereka adalah mendapatkan negara-negara penghasil rempah tercapai, setelah berhasil memasuki Indonesia.

Portugis yang saat itu masih menjajah Indonesia, menganggap bahwa Spanyol melanggar hak monopoli Portugis, meskipun pada dasarnya mereka berada pada cakupan wilayah perdagangan yang berbeda.

Portugis bekerja sama dengan kerajaan Ternate, sedangkan Spanyol bekerja sama dengan Kerajaan Tidore. Namun tetap saja terjadi persaingan dagang yang berkepanjangan antara kedua negara tersebut.

Akhirnya pada 1529, konflik tersebut menghasilkan perjanjian bahwa Spanyol harus meninggalkan Maluku dan melakukan perdagangan di Filipina. Sedangkan Portugis tetap melakukan perdagangan di Maluku.

3. Belanda (1602 - 1942)

Dari semua negara yang menjajah Indonesia, Belanda adalah negara penjajah Indonesia yang paling lama menjajah yakni mencapai 346 tahun. Dalam kurun waktu itu, Belanda berhasil menguasai wilayah Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Papua.

Tak berbeda dengan negara lainnya, tujuan Belanda pun untuk berdagang dan mencari rempah-rempah. Atas kekalahan Portugis pada tahun 1602, Belanda memulai kolonialisasinya dengan mendirikan kongsi dagang di Batavia yang diberi nama VOC (Verenigde Oostindische Compagnie).

Namun pada 31 Desember 1799, VOC dibubarkan oleh pemerintah Belanda. Berakhirnya VOC, bukan membawa kebaikan bagi masyarakat. Nusantara pada saat itu bernama Hindia Belanda diserahkan kepempimpinannya pada Kerajaan Belanda dan mereka membentuk sistem Cultuur Stelsel atau tanam paksa.

Mei 1940 awal terjadinya Perang Dunia II, Belanda mengalami kekalahan karena negaranya dikuasai oleh Nazi, Jerman. Pada Maret 1942, Belanda pun juga kalah di Nusantara oleh Jepang. Ini yang menandakan penjajahan Belanda berakhir dan berlanjut di tangan Jepang.

BACAAN LAINNYA:

4. Perancis (1806 - 1811)

Pada masa-masa krisis VOC, Belanda juga terkalahkan oleh Perancis dan wilayah kolonialisasinya jatuh ke tangan Perancis. Pada tahun 1808, Raja Louis Napoleon selaku Raja Perancis, mengirimkan Marsekal Williem Daendels ke Jakarta yang waktu itu masih bernama Batavia, dan dijadikan Gubernur Jenderal di Indonesia.

Di bawah kempempimpinannya, Perancis berhasil mengibarkan benderanya di atas perahu dagang VOC, yang menandakan Perancis negara penjajah  Indonesia. Pemerintahan Daendels yang kejam dan diktator membuatnya mendapatkan berbagai kecaman. Hingga akhirnya, ia digantikan oleh Jan Williem Janssens.

Pada 18 September 1811, Janssens menyatakan kekalahannya dengan Inggris, ia menandatangani perjanjian bahwa seluruh Pulau Jawa diserahkan dan dikuasai oleh Inggris.

5. Inggris (1811 - 1816)

Kekalahan Perancis di tangan Janssens menjadi awal bagi bangsa Inggirs menguasai wilayah Pulau Jawa. Di bawah kepempimpinan Stamford Raffles, Indonesia mengalami banyak perubahan. Diantaranya menghapis monopoli dan perbudakan, serta membagi Pulau Jawa menjadi 16 Keresidenan.

Namun akibat konflik yang terjadi di Eropa antara Belanda dan Inggris, memengaruhi pemerintahan Pulau Jawa yang pada saat itu berada di tangan Inggris. Akibat konflik tersebut, terbentuklah perjanjian bahwa Belanda secara resmi kembali menjadi negara penjajah Indonesia dan menguasai seluruh wilayah Indonesia.

6. Jepang (1942 – 1945)

Awal kedatangannya pada 8 Maret 1942, Jepang berniat baik dengan berencana membantu memerdekakan Indonesia. Namun lama kelamaan, mereka menunjukkan sikap diktator dan kejam yaitu sistem kerja paksa yang disebut sebagai Romusha.

Tak hanya itu, Jepang juga membuat organisasi kemiliteran, dengan tujuan untuk melawan pasukan Amerika Serikat dan sekutunya. Karena Jepang terlibat dalam Perang Dunia II.

Pada akhirnya, Jepang mengalami kekalahan karena kota Hiroshima dan Nagasi di Jepang, dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat. Setelah itu, Jepang di ambang kekalahan dan akhirnya ia menepati janjinya untuk membantu memerdekakan Indonesia.

Tanggal 15 Agustus 1945, Jepang menyatakan menyerah dan ini menandakan berakhirnya penjajahan yang dilakukan oleh Jepang.

Nah itulah negara-negara yang pernah menjajah Indonesia. Tujuan mereka yang hampir sama yaitu menguasai kekayaan alam Indonesia. bagusnya, Indonesia bisa bertahan dan melawan para penjajah sehingga kita bisa merasakan kemerdekaan di hari ini.

Dengan ini Mama bisa ajarkan pada anak sebagai warga Indonesia penting untuk bisa menjaga, merawat, dan melestarikan kekayaan Indonesia. Mengajarkan rasa nasionalisme sejak kecil, itu bagus. KLIK DI SINI

Sumber: Cuplikan sejarah Indonesia

KEBENARAN TUHAN TIDAK MESTI MENJADI KEBENARAN BERDASARKAN LOGIKA RASIONAL

KEBENARAN TUHAN TIDAK MESTI MENJADI  

KEBENARAN BERDASARKAN LOGIKA RASIONAL

Kebenaran Tuhan adalah kebenaran yang mutlak bagi orang-orang beragama, tidak perlu dipermasalahkan masuk logika rasional atau tidak. Karena tataran Agama berada di atas filsapat, dari urutan : pengetahuan,  Ilmu, filsapat dan tertinggi agama. Kebenaran Tuhan tidak mesti didasarkan kepada  kebenaran logika rasional,  sebab kemampuan logika manusia terbatas, tapi kebenaran Agama/kebenaran Tuhan  diterima dengan keyakinan yang jauh melampoi kebenaran logika.
KEBENARAN TUHAN TIDAK MESTI MENJADI   KEBENARAN BERDASARKAN LOGIKA RASIONAL

rajasastra-us.blogspot.com -Kebenaran Tuhan adalah kebenaran yang mutlak bagi orang-orang beragama, tidak perlu dipermasalahkan masuk logika rasional atau tidak. Karena tataran Agama berada di atas filsapat, dari urutan : pengetahuan,  Ilmu, filsapat dan tertinggi agama.
Kebenaran Tuhan tidak mesti didasarkan kepada  kebenaran logika rasional,  sebab kemampuan logika manusia terbatas, tapi kebenaran Agama/kebenaran Tuhan  diterima dengan keyakinan yang jauh melampoi kebenaran logika.

Logika dianggap suatu kebenaran, mempelajari logika merupakan cara untuk membedakan antara yang benar dengan salah, oleh karena logika dianggap suatu kebenaran, di atas kebenaran maka banyak orang dipelajari orang. Penggunaan  logika ini dimulai Ketika seorang filsup Yunani bernama Thales mulai menggunakan akal budi sebagai pemecah masalah.

Secara singkat logika adalah masuk akal dan dapat dimengerti. Mempelajari logika merupakan cara untuk membedakan antara yang benar dengan yang salah, karena logika adalah sebuah kebenaran di atas kebenaran. Logika dimulai ketika seorang filsuf Yunani bernama Thales mulai menggunakan akal budi sebagai pemecah masalah.

Thales mengatakan bahwa air adalah prinsip atau asas pertama alam semesta. Sejak saat itulah logika dikembangkan dan filsuf sesudah Thales mengembangkan logika kendatipun istilah logika itu sendiri belum dikenal. Istilah logika berasal dari Bahasa Yunani, logos yang berarti “hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan lewat bahasa”. Logika merupakan cabang filsafat yang praktis dan objek logika adalah berpikir.

Secara etimologi, logika adalah ilmu tentang pikiran atau menalar. Menurut Irving M. Copi, logika dapat didefinisikan sebagai hukum-hukum pemikiran, namun pendapat ini dinilai kurang tepat. Logika juga disebut sebagai ilmu penalaran, di mana penalaran dapat diartikan juga sebagai cara berpikir terhadap suatu masalah.

Logika memiliki tujuan untuk mencari kebenaran di tengah-tengah kekacauan. Logika dapat meningkatkan kemampuan berpikir secara abstrak, cermat, serta objektif.

Seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi akan jauh lebih mudah dalam mempelajari psikologis lawan bicara jika mempunyai penalaran yang bagus. Bagi seorang HRD, logika diperlukan untuk mempertanyakan hal-hal terkait apa saja yang akan dilakukan pelamar ketika bekerja. Selain itu, seorang hakim memerlukan logika untuk membuat keputusan dalam menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa.

Berpikir logis diartikan sebagai proses manusia menggunakan penalaran secara konsisten dan kritis untuk mendapatkan kesimpulan yang benar. Menurut Arif Rohman dalam bukunya “Epistemologi dan Logika Pendidikan”, ada tiga unsur penting dalam barometer berpikir logis.

1.    Pengertian (penangkapan dari suatu objek atau yang disebut konsep)

2.    Keputusan (suatu aksi seseorang dalam menyatakan untuk mengakui suatu hal)

3.    Penalaran (proses berpikir manusia dengan akal budi untuk mencapai kesimpulan).


Logika Tuhan dalam Islam

Proses Berpikir Manusia. Foto: https://www.shutterstock.com/© Disediakan oleh Kumparan

Ilmu logika bukan suatu hal yang asing dalam Islam, bahkan Islam melahirkan banyak filsuf salah satu nya adalah Ibnu Rusyd. Ibnu Rusyd terkenal akan pemikirannya atas relasi antara ‘Syariah dan Filsafat’ serta wacana tafsirnya mengenai ketuhanan dalam Al Quran.

Ibnu Rusyd mempelajari ayat-ayat Al Quran tentang bagaimana hukum mempelajari logika dan filsafat. Dia menemukan bukti bahwa ada ayat yang menyerukan penggunaan logika rasional sebagai representasi kreasi Tuhan.

Dari penemuan itulah Ibnu Rusyd menyimpulkan bahwa Syariah atau Islam menganjurkan mempelajari filsafat untuk menemukan realitas kebenaran. Hal ini sejalan dengan argumen filsuf lain yang berlandaskan pada realitas. Semakin mendalam pemahaman filsafat maka semakin dalam dia mengenal Tuhan karena realitas adalah representasi kreasi Tuhan.

Bagi Ibnu Rusyd Syariah dan Filsafat merupakan dua hal yang berdiri sendiri namun menyatu dalam kebenaran. “Kebenaran tidak akan bertentangan dengan kebenaran yang lain, melainkan saling mencocokinya, bahkan menjadi saksi atasnya.” (Menafsir Kalam Tuhan, 2021).

Menurut Ibnu Rusyd, Syariah dan Filsafat terkadang berjalan seiringan tetapi terkadang juga berbeda. Kesamaan dari keduanya adalah memiliki tujuan untuk menemukan Tuhan. Perbedaan dari keduanya adalah Syariah ditujukan untuk semua tingkatan masyarakat, sedangkan filsafat ditujukan untuk sebagian kecil masyarakat (dalam hal ini mayoritas para cendekiawan).

Pemaparan di atas merupakan contoh bahwa Islam tidak memandang sebelah mata ilmu filsafat. Ilmu filsafat ini seperti pedang bermata dua, di mana jika kita salah penalaran maka dapat menimbulkan keraguan dalam keimanan.

Karena filsafat merupakan ilmu yang berdasarkan pada logis dan bersifat real, sementara keberadaan Tuhan? Tidak logis dan tidak real. Setidaknya begitulah pernyataan dari orang-orang penganut atheis. Filsafat merupakan induk dari seluruh pengetahuan yang di mana filsafat berasal dari proses berpikir manusia. Foto: https://www.istockphoto.com/id© Disediakan oleh Kumparan

“Orang yang percaya akan adanya Tuhan hanyalah orang-orang lemah dan bodoh”. Menurut saya, pernyataan tidaklah 100% akurat dikarenakan konsep ketuhanan itu bersifat universal. Karena bersifat universal dan merangkul banyak pihak inilah timbul persepsi bahwa ‘agama hanya untuk orang bodoh dan orang atheis adalah orang yang pintar’. Padahal mereka lupa bahwa banyak orang-orang pintar dan jenius yang percaya akan konsep ketuhanan. Contoh saja Albert Einstein yang percaya akan konsep ketuhanan sebagai Maha Pencipta, Yang Memulai Segalanya. Mereka terlalu berfokus pada orang-orang terbelakang yang mempercayai Tuhan. Ya, memang saya akui banyak negara miskin masuk dalam kategori negara paling religious. Tapi, ini tidak bisa dijadikan argumen, kenapa? Karena ada negara UEA, Arab Saudi, Qatar yang merupakan negara muslim tetapi menjadi negara terkaya.

Satu pernyataan yang menarik dari diskusi kemarin “Tuhan hanyalah sebuah imajinasi turun temurun dan kitab suci hanyalah mitos.” Sekarang saya balik pernyataannya, Aristoteles hanyalah dongeng pengantar tidur yang dibuat oleh seseorang. Tidak ada bukti bahwa Aristoteles benar benar hidup, yang ada hanyalah karya-karya pemikirannya yang dipercayai oleh filsuf filsuf. Begitu juga dengan kitab suci, di agama saya Al Quran bukan hanya sekedar fiktif belaka tapi juga sebuah keteraturan hidup dan ada 800-1000 ayat tentang sains didalamnya.

Untuk menunjukkan konsep keberadaan Tuhan saya jadi teringat dengan salah satu film sci-fi terbaik sepanjang sejarah, yakni Interstellar yang ditulis oleh Profesor Kip Thorn. Di dalam film tersebut ada yang namanya konsep dimensi. Garis adalah satu dimensi karena hanya memiliki panjang saja, bujur sangkar adalah adalah dua dimensi karena memiliki panjang dan lebar, sementara kubus adalah tiga dimensi karena memiliki panjang, lebar dan tinggi.

BACAAN LAINNYA:

Lalu apa hubungannya? Manusia merupakan makhluk tiga dimensi, dan penglihatan manusia terbatas hanya sampai di dimensi ketiga saja. Manusia tidak akan pernah bisa melihat dimensi keempat, yang bisa dilihat hanyalah proyeksi nya saja atau dalam sains disebut Tesseract.

Profesor Carl Sagan menjelaskan tentang dimensi ini, jika seandainya kita adalah makhluk dua dimensi kita hanya akan bisa maju, mundur, kekiri, dan kekanan, kita tidak akan pernah bisa melihat keatas dan kebawah. Jika ingin melihat benda tiga dimensi, kita hanya akan bisa melihat bayangan dari tiga dimensi tersebut.

Nah Tuhan tidak akan mungkin sama dengan manusia, Tuhan itu lebih dari manusia. Itulah penyebabnya kenapa Tuhan tidak bisa kita lihat secara nyata karena kemampuan penglihatan manusia ini terbatas, melihat dimensi keempat saja kita tidak bisa apalagi melihat Tuhan? Yang bisa rasakan hanyalah keberadaannya, seperti proyeksi tiga dimensi terhadap makhluk dua dimensi tadi. Klik di sini

4 CIRI CIRI ANAK YANG MEMPUNYAI IQ TINGGI YANG PERLU ANDA KETAHUI

4 CIRI CIRI ANAK YANG MEMPUNYAI IQ TINGGI 

YANG PERLU ANDA KETAHUI

Kehadiran seorang anak yang mempunyai IQ Tinggi sangat diharapkan oleh orang tua, hal ini dianggap wajar, karena mereka beranggapan bahwa anak yang mempunyai IQ tinggi menjadi tolok ukur kesuksesan di masa yang aakan datang. Tingginya IQ anak akan berhubungan pada banyak hal, seperti kecerdasan hingga kreativitas. Kabar baiknya, anak dengan IQ tinggi bisa terdeteksi lewat berbagai hal.
4 CIRI CIRI ANAK YANG MEMPUNYAI IQ TINGGI  YANG PERLU ANDA KETAHUI

rajasastra-us.blogspot.com Kehadiran seorang anak yang mempunyai IQ Tinggi sangat diharapkan oleh orang tua, hal ini dianggap wajar, karena mereka beranggapan bahwa anak yang mempunyai IQ tinggi menjadi tolok ukur kesuksesan di masa yang aakan datang. Tingginya IQ anak akan berhubungan pada banyak hal, seperti kecerdasan hingga kreativitas. Kabar baiknya, anak dengan IQ tinggi bisa terdeteksi lewat berbagai hal. 

Psikolog Anak dan Keluarga, Saskhya Aulia Prima menyebut, orang tua bisa melakukan tes awal untuk mengetahui tingkat IQ anak. Tes ini bisa dilakukan saat anak berusia 4 hingga 4,5 tahun.

"Karena setelah umur 5 tahunan itu udah lebih konsisten, bisa menambah IQ nya tapi nggak secepat umur bawahnya," ujar Saskhya dalam acara Enfagrow A+ Masterclass di Kuningan City, Jaksel, Minggu (12/11).

Tingkat IQ anak hanya bisa diukur secara tepat melalui tes IQ, seperti Wechsler Preschool and Primary School Intelligence (WPPSI) dan Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC).

Dalam kenyataan banyak orang tua yang tidak melakukan tes IQ hal ini mungkin karena ketidak tahuan dan ketidak mampuan orang tua namun jangan berkecil hati, ternyata IQ anak bisa dilihat dari beberapa tanda atau tingkahnya sehari-hari. 


4 Ciri Anak dengan IQ Tinggi

1. Communication Skill (Kemampuan Bahasa)

Saskhya menjelaskan cara paling mudah melihat IQ anak ialah dengan memperhatikan kemampuan komunikasi mereka. Menurutnya, untuk anak usia 2-3 tahun dengan IQ tinggi sudah bisa mengucapkan 3 hingga 5 kata dalam satu kalimat.

"Maksudnya, kalau 2 tahun belum sejelas teman-teman yang berusia 3 tahun. Tapi setidaknya mereka sudah bisa mengutarakan idenya," ujar Saskhya.

"Ada anak yang dia mungkin enggak bisa terlalu elaboratif sama yang dia omongin, ada yang bisa banget. Itu udah tanda, dia bisa mengutarakan ide, pikiran yang dia punya," imbuhnya

2. Working Memory (Daya Ingat)

Selain kemampuan bahasa, daya ingat juga menjadi tanda IQ seorang anak. Biasanya, anak dengan IQ tinggi bisa melakukan atau mengingat sesuatu dengan baik.

"Biasanya kalau enggak diajarin juga langsung bisa, tiba-tiba bahasa Inggrisnya jago. Biasanya kita ajarin apa dan mereka bisa mengulanginya itu cepet banget," ujar Saskhya.

"Working memorinya. Mereka bisa mengingat 'kita kayaknya enggak pernah ngomongin itu atau kita cuma ngasih tau sekali, tiba-tiba dia langsung bisa," sambungnya.

3. Problem Solving (Pemecahan Masalah)

Ciri selanjutnya adalah kemampuan dalam memecahkan masalah. Kemampuan ini juga menjadi tanda IQ tinggi. Salah satu contohnya ialah ketika anak mengambil kursi untuk menggapai sesuatu yang tinggi.

"Misalnya dia mau ngambil botol susu ketinggian dia enggak bisa, suka bingung enggak kok anak nemu kursi atau apa untuk ngambil itu. Hebat yang kayak gitu-gitu hebat loh. Itu problem solving, enggak bisa baca enggak apa-apa itu lebih penting, tenang," katanya.

BACAAN LAINNYA:

4. Critical Thinking (Berpikir Kritis)

Saskhya menuturkan, berpikir kritis menjadi ciri keempat anak dengan IQ tinggi. Biasanya anak dengan kemampuan berpikir kritis memiliki segudang pertanyaan.

"Misalnya anak nanya, 'Kalau misalnya di bumi enggak ada matahari gimana?' Kalau kita jawabnya 'kiamat' itu enggak boleh, karena anak lagi nanya, dia lagi ngisi pikirannya," ujar Saskhya.

"Jadi semakin banyak tanya walaupun kita ngelus dada karena enggak tahu jawabannya apa, itu semakin bagus. Itu menunjukkan IQ tinggi. Makin aneh pertanyaan, makin kritis," pungkasnya.  KLIK DI SINI

Sumber:Tribun.com

Minggu, 11 Agustus 2024

BEBERAPA PERBEDAAN ANTARA PINTAR DAN CERDAS

BEBERAPA PERBEDAAN  ANTARA PINTAR
DAN CERDAS

Apakah pintar itu?   Apakah cerdas itu?   Definisi dan interpretasi “pintar” dan “cerdas” dapat berbeda-beda tergantung pada konteks dan perspektif individu. Beberapa orang mungkin menggunakan kedua istilah tersebut secara sinonim, sedangkan orang lain mungkin memiliki interpretasi yang berbeda.
BEBERAPA PERBEDAAN  ANTARA PINTAR DAN CERDAS

Pengertian Pintar dan Cerdas

RAJA SASTRA - Apakah pintar itu? 

Apakah cerdas itu? 

Definisi dan interpretasi “pintar” dan “cerdas” dapat berbeda-beda tergantung pada konteks dan perspektif individu. Beberapa orang mungkin menggunakan kedua istilah tersebut secara sinonim, sedangkan orang lain mungkin memiliki interpretasi yang berbeda.

Pintar dan cerdas merupakan kata sifat perilaku yang digunakan untuk menggambarkan kualitas seseorang.  Banyak mengira kedua kata tersebut memiliki arti yang sama, padahal ada perbedaan makna atau arti dari pintar dan cerdas. 

Pintar

Orang pintar dapat memahami apapun dengan sangat baik maka dari itu orang pintar tentunya mempunyai cakrawala pengetahuan dan informasi dengan cakupan yang lebih luas dibanding dari orang-orang pada umumnya sehingga pengetahuan yang dimiliki tersebut dapat digunakan untuk menjadi senjata utamanya. 

Berdasarkan pandangan umum, orang pintar dapat juga dikenal atau disebut sebagai orang yang disiplin dan teratur. Hal ini dikatakan berdasarkan pandangan bahwa orang pintar selalu bisa mengerjakan seluruh hal yang diberikan dengan baik karena memahami tentang pembagian waktu dan bagaimana cara menggunakan waktunya dengan efisien sehingga dapat menyelesaikan tugas yang diberikan dengan tepat waktu. 

Namun, pada dasarnya tetap saja pintar atau kepintaran bukan lah yang didapatkan dengan cuma-cuma. Melainkan menjadi pintar membutuhkan proses yang cukup panjang atau bahkan memerlukan banyak waktu dengan periode yang sangat lama untuk dapat memahami segala sesuatu dengan baik. 

Sehingga setelah itu dapat mengerjakan atau melaksanakan semua arahan atau perintah yang diberikan kepada orang tersebut dan hal ini juga yang mengakibatkan bahwa orang pintar hanya mampu untuk menjawab hal-hal yang sudah ia pelajari dan apabila dari itu mereka butuh belajar lagi untuk mendapatkan pengetahuan atau informasi yang baru sehingga pada akhirnya dapat menjawab terkait hal-hal baru yang ditanyakan di mana sebelumnya belum dapat terjawab.

Adanya interaksi yang dibutuhkan dalam rangka untuk memahami sesuatu terlebih dahulu dengan menggunakan rangkaian waktu tertentu hal tersebut dibutuhkan seseorang untuk dapat dikatakan untuk menjadi orang pintar. 

Karena pada dasarnya orang pintar mendapatkan status pintar tersebut pada saat orang tersebut mempelajari tentang suatu hal dan hasil belajar tersebut digunakan untuk memahami atau menguasai suatu hal dan ini artinya bahwa orang yang pintar mendapatkan statusnya setelah ia dilahirkan karena proses dia mempelajari sesuatu dilakukan ketika ia sudah dilahirkan.

  • Pintar adalah kualitas yang datang melalui pembelajaran dan mengadopsi perilaku yang dipelajari, kecerdasan adalah kualitas bawaan dan sifat yang diperoleh.
  • Pintar adalah perilaku yang dipelajari.  Ini adalah perilaku yang dapat diadopsi dari waktu ke waktu. Sedangkan, kecerdasan adalah kualitas yang melekat. 
  • Pintar adalah memiliki bakat untuk mendapatkan solusi dalam situasi sulit lebih cepat daripada yang lain atau memiliki kualitas berbeda yang meningkatkan cara kerja otak.
  • Pintar mengacu pada interpretasi yang dipelajari seperti membuat keputusan emosional atau bisnis yang cerdas.  Cerdas adalah status yang diperoleh.
  • Orang pintar mampu mencerna apapun dengan sempurna sehingga memiliki pengetahuan yang sangat luas, dan pengetahuan tersebut lah yang menjadi senjata utamanya. 
  • Orang pintar juga dikenal akan disiplin dan teratur, sehingga ia selalu mampu mengerjakan setiap hal yang diperintahkan. Pintar, membutuhkan proses untuk memahami suatu hal terlebih dahulu dengan jangka waktu tertentu. Orang pintar hanya bisa menjawab hal-hal yang telah dipelajari.
  • Hakikatnya pintar dalam hal ini merupakan kepemilikan terhadap bakat untuk memperoleh solusi apabila berada di dalam situasi yang sulit dengan lebih cepat daripada yang lain atau dengan kata lain memiliki kualitas yang berbeda dalam hal untuk meningkatkan cara kerja otak. 
  • orang pintar hanya mampu untuk menjawab hal-hal yang sudah ia pelajari dan apabila dari itu mereka butuh belajar lagi untuk mendapatkan pengetahuan atau informasi yang baru sehingga pada akhirnya dapat menjawab terkait hal-hal baru yang ditanyakan di mana sebelumnya belum dapat terjawab

Cerdas

Berasal dari kata 'kecerdasan', cerdas adalah kata sifat. Ini adalah kemampuan untuk memperoleh dan menerapkan pengetahuan, informasi, dan keterampilan. Cerdas merupakan bawaan dari lahir dan tidak bisa dicari. Acuannya atau dalam kata lain cerdas merupakan suatu hal bawaan. 

Pada dasarnya, kecerdasan atau cerdas merupakan hal yang bersifat bawaan dari lahir dan hal ini tidak dapat dicari di manapun dan berbeda konsepnya dengan kepintaran. Kecerdasan atau cerdas dalam hal ini dapat juga dikatakan sebagai bentuk kemampuan dalam rangka mendapatkan serta menerapkan beberapa hal seperti, pengetahuan, informasi, serta keterampilan.

Untuk menguasai berbagai bidang, orang cerdas menggunakan logikanya sebagai sarana pendukungnya untuk mempertimbangkan pola pikirnya untuk melakukan penalaran terhadap sesuatu. Sehingga pada akhirnya orang cerdas tidak hanya menguasai satu bidang saja melainkan orang cerdas dapat menguasai sebuah bidang dengan cakupan yang lebih luas. Untuk mengukur tingkatan kecerdasan seseorang biasanya dilakukan dengan melaksanakan tes IQ. 

Tes ini dibuat untuk memberikan penilaian terhadap kemampuan kognitif seseorang. Nantinya hasil tes ini ditampilkan berupa skor nilai dalam angka yang tingkatannya dilihat sebagai ukuran dari kemampuan serta potensi intelektual yang dimiliki oleh seseorang. Dengan kata lain tes ini dapat melihat kemampuan atau kapasitas seseorang dalam rangka mendapatkan pengetahuan atau informasi serta memproses hal-hal tersebut.

Menjadi orang yang dikategorikan sebagai orang cerdas, dianggap sebagai seseorang yang memiliki sifat yang luar biasa namun tidak bisa dikatakan sebagai seorang yang praktis karena orang cerdas memiliki pikiran yang kompleks dan cenderung sulit untuk dipahami oleh orang banyak karena butuh satu sama lain untuk saling mengerti apa yang dimaksud dari orang cerdas tersebut. 

  • orang cerdas harus memiliki kemampuan untuk menjabarkan apa yang ada di dalam pikirannya agar mudah dituangkan dan dipahami oleh orang banyak sehingga ide atau gagasan yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan hasil yang mudah dicerna dan ide maupun gagasan tersebut dapat terlaksana.
  • Kecerdasan merupakan kualitas bawaan dan biasanya hal ini menjadi hal yang diwariskan secara turun temurun. Struktur genetik dari tiap tiap orang berbeda dan hal tersebut yang dapat menjadi perbedaan tingkat kecerdasan masing-masing orang yang ada.  Oleh karena hal ini merupakan hal yang bersifat diwariskan dari garis keturunan sebelumnya, tidak ada upaya khusus maupun tambahan yang dapat digunakan untuk dapat menjadi orang cerdas. Selain itu, kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang yang dikembangkan dengan baik nantinya dapat digunakan untuk memperoleh pengetahuan dan informasi serta dapat memanfaatkan hal yang baru didapatkan tersebut dengan sangat baik.
  • Orang cerdas terlihat lebih santai apabila dibandingkan dengan orang pintar yang sebelumnya dikatakan sebagai orang disiplin dan teratur. Namun hal ini bukan merupakan hal yang negatif melainkan ingin menyampaikan bahwa orang cerdas memiliki kemampuan untuk mengetahui kapan ia bisa untuk menempatkan dirinya untuk bersantai serta menempati dirinya untuk serius.
  • Orang cerdas cenderung lebih fleksibel dibandingkan dengan orang pintar karena orang cerdas lebih mengandalkan kemampuan kritis yang dimilikinya serta pengalaman-pengalaman yang sudah dilaluinya untuk digunakan sebagai referensi dalam penyelesaian apabila terjadi suatu masalah. dalam hal emosional pun 
  • orang yang cerdas cenderung memiliki emosi yang lebih stabil apabila dibandingkan dengan orang pintar. Maksud dari mengendalikan emosi dengan stabil dalam hal ini yaitu kemampuan untuk mengendalikan emosi agar tidak cepat mengalami perubahan yang drastis apabila dihadapkan dengan kondisi atau situasi yang tidak nyaman dan mampu menghadapinya dengan sikap yang rasional serta memiliki jalan pola pikir yang dapat membantu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Namun hal ini menjadi nilai tambahan bagi orang cerdas karena orang cerdas memiliki kecenderungan lebih mudah untuk menjaga kestabilan emosinya.
  • Orang cerdas yang mengandalkan logika sebagai pendukungnya.
  • Orang cerdas tidak hanya menguasai satu bidang saja, tetapi bidang lainnya juga.
  • Pengukuran kecerdasan seseorang dapat dilakukan melalui tes IQ. Ini adalah kapasitas seseorang untuk mencapai pengetahuan dan memprosesnya.
  • Menjadi cerdas dianggap sebagai sifat yang luar biasa tetapi tidak dianggap praktis karena pikiran yang sangat intelektual bukanlah sesuatu yang dapat dipahami semua orang.
  • Kecerdasan adalah kualitas bawaan dan biasanya diwariskan. Struktur genetik kita melahirkannya.
  • Dengan demikian, tidak ada upaya terpisah yang diperlukan untuk menjadi orang yang cerdas. Sebaliknya, kecerdasan yang melekat pada diri seseorang dapat dipoles dengan memperoleh pengetahuan dan memanfaatkannya dengan baik.
  • Orang cerdas justru terlihat lebih santai. Namun bukan dalam arti negatif, orang cerdas tahu kapan ia harus santai dan serius, karena orang cerdas sangat fleksibel.
  • Orang cerdas lebih mengandalkan pikiran kritis dan pengalaman. Secara emosional, orang cerdas cenderung lebih stabil emosinya dibanding orang pintar.

 BACAAN LAINNYA:

Perbedaan Pintar dan Cerdas

Setelah memahami pengertian pintar dan cerdas maka kita akan menemukan perbedaan dari kedua hal tersebut yaitu:

  • orang pintar yang disiplin dan teratur, biasanya orang cerdas justru terlihat lebih santai Perbedaan antara pintar dan  dan cerdas dalam konteks umum, dalam artikel ini saya perlu  jelaskan  agar bisa memberikan pemahaman yang baik tentang kompleksitas kemampuan kognitif dan adaptif manusia.
  • Menurut saya pintar itu artinya kemampuan untuk menghimpun pengetahuan baru, sementara cerdas adalah kemampuan memanfaatkan seluruh pengetahuan untuk menyelesaikan suatu masalah.
  • Pintar juga dapat mengacu pada penerapan atau bentuk aplikasi dari hal-hal yang sudah dipelajari seperti dalam halnya pada saat membuat keputusan emosional ataupun mengambil keputusan dalam bisnis dengan cara yang cerdas. Cerdas dalam hal ini merupakan sebuah status yang diperoleh.
  • Pintar dan cerdas merupakan kata sifat perilaku yang digunakan untuk menggambarkan kualitas seseorang.  Banyak mengira kedua kata tersebut memiliki arti yang sama, padahal ada perbedaan makna atau arti dari pintar dan cerdas. 
  • Perbedaan antara pintar dan cerdas dapat dilihat dan di tinjau dari asal kedua istilah tersebut. Contohnya pintar merupakan kualitas yang datang dari bentuk pembelajaran yang diserap dan diadopsi sebagai bentuk perilaku yang dipelajari sedangkan kecerdasan pada dasarnya memiliki sifat bawaan dari pribadi orang itu sendiri. 
  • Pintar dan cerdas merupakan kata memiliki makna yang hampir sama namun apabila dilihat dan ditinjau dari definisinya makna dari kedua kata tersebut sebenarnya sangatlah berbeda.
  • Pintar merupakan sebuah perilaku yang dapat dipelajari sedangkan cerdas merupakan sebuah hal yang didapatkan tanpa harus mempelajari sesuatu sebagai bahan
  • Pintar juga dapat mengacu pada penerapan atau bentuk aplikasi dari hal-hal yang sudah dipelajari seperti dalam halnya pada saat membuat keputusan emosional ataupun mengambil keputusan dalam bisnis dengan cara yang cerdas. Cerdas dalam hal ini merupakan sebuah status yang diperoleh.

Perbedaan pintar dan cerdas dapat pula dilihat dari tabel berikut:

Pintar / Kepintaran

 

Cerdas / Kecerdasan

 

Setelah lahir

Sebelum lahir

Disiplin dan teratur

Lahir lebih kreatif

Berpikir Panjang

Berpikir Pendek

Mengandalkan Pengetahuan

Mengandalkan Logika dan Pengetahuan

Selalu Berpikir

Selalu Berusaha

Berikut ini adalah perbedaan yang akan dijelaskan terkait dengan perbedaan yang dimiliki antara orang pintar dan orang cerdas, antara lain;

Cerdas – sebelum lahir, Pintar – setelah lahir

Adanya interaksi yang dibutuhkan dalam rangka untuk memahami sesuatu terlebih dahulu dengan menggunakan rangkaian waktu tertentu hal tersebut dibutuhkan seseorang untuk dapat dikatakan untuk menjadi orang pintar. 

Karena pada dasarnya orang pintar mendapatkan status pintar tersebut pada saat orang tersebut mempelajari tentang suatu hal dan hasil belajar tersebut digunakan untuk memahami atau menguasai suatu hal dan ini artinya bahwa orang yang pintar mendapatkan statusnya setelah ia dilahirkan karena proses dia mempelajari sesuatu dilakukan ketika ia sudah dilahirkan.

Sementara daripada itu, cerdas merupakan sebuah status yang bisa didapatkan sejak dilahirkan, hal ini secara langsung juga dipengaruhi oleh faktor genetik atau dapat juga dikatakan faktor keturunan dari orang tua. 

Untuk mengukur tingkat kecerdasan seseorang dapat dilakukan dengan melakukan tes IQ (intelligence Quotient). Salah satu kegunaan dari tes ini adalah untuk mengukur sejauh mana seseorang dapat melakukan analisis dan pemecahan terhadap sebuah masalah yang dihadapi. 

Selesai dari melakukan tes tersebut, hasil tes ini nantinya akan ditampilkan berupa skor nilai dalam angka yang dapat dilihat tingkatannya guna digunakan sebagai ukuran dari kemampuan serta potensi intelektual yang dimiliki oleh seseorang.

Cerdas – Lebih Kreatif, Pintar – Disiplin dan Teratur

Orang pintar pada dasarnya memiliki kecenderungan untuk memiliki kepribadian yang lebih teratur apabila dibandingkan dengan orang cerdas, hal ini dapat dijelaskan karena sudah dinilai sebelumnya terkait dengan perilaku orang pintar yang dapat lebih mampu untuk mengikuti arahan dan aturan dari apa yang sudah didapatkan atau diberikan kepada orang tersebut. 

Dalam hal ini untuk menjadi pintar sepatutnya dibutuhkan jangka waktu tertentu agar dapat memahami atau menguasai suatu bidang karena pada dasarnya hal tersebut tidak dapat dicapai atau ditempuh dengan waktu yang singkat. 

Oleh karena itu dalam menyelesaikan sebuah masalah orang yang pintar cenderung menggunakan cara-cara yang tersusun dan terkonsep dengan baik sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan secara bertahap.

Berbeda dengan orang yang pintar, orang yang cerdas akan berpikir dengan cara pikir yang kreatif untuk mencari solusi dengan cepat apabila sedang dalam penyelesaian suatu permasalahan yang sedang dihadapi. 

Hal ini disebabkan karena orang cerdas berpikir atau mencoba untuk menyelesaikan masalahnya berdasarkan dari kemampuan berpikir kritis yang dimilikinya atau juga dapat mempelajari dari pengalaman-pengalaman sebelumnya yang sudah dihadapi. 

Sehingga orang yang cenderung cerdas tidak seperti orang pintar yang menyelesaikan masalah dengan cara yang terkonsep dan tersusun dengan baik melainkan menyelesaikan masalah dengan cara melakukan penerapan dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, dan berikutnya masalah yang sedang dihadapi sekarang dapat juga digunakan sebagai bahan belajar untuk menyelesaikan masalah yang berikutnya mungkin akan dihadapi. 

Cerdas – Berpikir Pendek, Pintar – Berpikir Panjang

Orang pintar memiliki kecenderungan untuk berpikir untuk jangka panjang kedepannya. Hal ini disebabkan karena mereka dapat memperkiraan keadaan yang akan terjadi dengan lebih detail karena mereka memiliki cara berpikir yang tersusun dengan baik dan dengan konsep yang terstruktur. 

Jadi, mereka dapat mempertimbangkan apa yang akan terjadi kedepannya berdasarkan dari informasi atau pengetahuan yang mereka dapatkan. Oleh karena itu tidak heran apabila orang yang pintar lebih cenderung berpikir panjang karena memang pada dasarnya mereka dapat berpikir dengan konsep yang baik serta pemecahan masalah yang lebih sistematis dibandingkan dengan orang yang dikategorikan sebagai orang cerdas.

Sedangkan orang cerdas dapat dikatakan tidak berpikir panjang atau dengan kata lain berpikir pendek disebabkan karena orang yang cerdas tidak terlalu banyak berpikir menggunakan konsep berpikirnya, sebagai layaknya orang pintar yang memiliki kemampuan untuk mengkonsepkan solusi dari suatu masalah serta apa yang akan terjadi kedepannya apabila mengambil keputusan tersebut. 

Melainkan orang yang cerdas lebih memilih untuk langsung bertindak dengan mengkaji dari permasalahan yang pernah terjadi sebelumnya sebagai bekal untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapinya. 

Hal ini juga membuat pandangan terhadap orang cerdas sebagai sosok yang praktis karena apabila dihadapkan dengan sebuah masalah orang yang cerdas lebih memilih untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan secepat mungkin tanpa harus mencari solusi dengan cara yang kompleks dengan banyak pertimbangan yang dipikirkan.

Cerdas – Mengandalkan Logika dan Pengetahuan, Pintar – Mengandalkan Pengetahuan

Orang yang cerdas memiliki seyogyanya memiliki kecenderungan untuk mempunyai lebih dari satu bidang untuk dikuasai olehnya. Hal ini merupakan hasil dari kemampuan seorang yang cerdas dalam menggunakan logika penalarannya serta pengetahuannya sebagai faktor pendukung yang dimilikinya.

Berbeda dengan orang yang cerdas, orang yang dikategorikan sebagai orang yang pintar akan mengandalkan semua bentuk informasi dan pengetahuan yang telah dipelajari olehnya sebagai bekal dalam menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapinya. 

Dalam hal lain dengan konteks yang sama, orang yang pintar dapat dipastikan dapat menjawab semua permasalahan dan mencari solusi sesuai dengan apa yang telah dipelajarinya. 

Maka, dengan demikian tidaklah heran apabila ditemukan faktanya di lapangan bahwa orang yang pintar akan lebih unggul di dalam bidang akademik karena kemampuannya untuk mempelajari semua hal yang diberikan sehingga memiliki kecakapan dalam hal mengerjakan tugas akademik yang diberikan kepada orang tersebut. 

Cerdas – Selalu Berusaha, Pintar – Selalu Berpikir

Kecenderungan yang dimiliki oleh orang cerdas pada saat permasalahan datang adalah selalu berusaha agar dapat menyelesaikan permasalahan yang datang tersebut. Dalam hal ini orang yang cerdas tidak terlalu banyak untuk berpikir karena terlalu banyak untuk membuang waktu tetapi tidak menghasilkan sesuatu yang pasti. 

Lain halnya yang dimiliki oleh orang pintar, kecenderungan yang dimiliki oleh orang pintar dalam hal ini adalah kecenderungan untuk memikirkan cara untuk menemukan solusi terhadap masalah yang sedang dihadapinya. Hal ini dapat dikatakan sebagai hal yang baik karena ini adalah bentuk dari hati-hati dalam mengambil langkah atau keputusan ketika sedang dihadapkan oleh sebuah permasalahan.  Oleh karena itu sebelum benar-benar mengambil keputusan biasanya orang pintar akan lebih banyak berpikir bagaimana cara yang terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Berikut adalah perbedaan yang dapat dilihat dari orang pintar dan orang cerdas yang dapat kamu ketahui dengan seksama. 

Masing-masing dari keduanya memiliki hal yang dapat dikembangkan menjadi sebuah kemampuan yang semakin lebih baik lagi kedepannya apabila masing-masing dari kedua jenis orang tersebut dapat memanfaatkan apa yang menjadi milikinya dengan baik dan tepat. Karena pada dasarnya orang pintar dan orang yang cerdas hanya berbeda dari sudut pandang pada saat mengambil keputusan ketika menghadapi sebuah masalah dan juga berbeda dari faktor pendukung yang dimilikinya. 

Kiranya informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua, untuk saling mengetahui terkait dengan perbedaan yang dimiliki antara orang pintar dan orang cerdas, dan semoga kedepannya masing-masing dari kita dapat memanfaatkan apa yang kita miliki dengan penerapan yang baik dan tepat KLIK DI SINI

Sumber: Sunting sunting Sumber

Featured Post

HABIB ALI ALHABSYI DENGAN KAROMAHNYA

KHARAMAH HABIB ALHABSYI:  BISA DENGAR SUARA TASBIH DAN BENDA MATI HABIB ALI ALHABSYI DENGAN KAROMAHNYA Habib Ali Alhabsyi nama lengkapnya H...