BERANDA

Rabu, 24 Juli 2024

BIARKAN HATIKU MELEBARKAN SAYAP

 BIARKAN HATIKU MELEBARKAN SAYAP

 BIARKAN HATIKU MELEBARKAN SAYAP

RAJA SASTRA- “Biarkan Kita Melebarkan Sayap “ untuk memupuk sikap dan perilaku posistif yang perlu kita miliki.  Hidup tidak selalu ajeg dalam pengalaman yang menyenangkan, menyegarkan dan menggairahkan. Tapi adakalanya terpuruk dalam kepahitan. Namun yang penting dalam perolehan pengalaman disikapi dengan kekuatan jiwa agar tetap bermakna. Untuk mengapresiasi puisi di bawah ini kita imajinasikan pikiran untuk mengaekpresikan dalam kancah pengalaman yang terkandung dalam makna puisi tersebut.

Selamat membaca dan mengapresiasi puisi di bawah ini

BACA YANG LAINNYA:

BIARKAN HATIKU MELEBARKAN SAYAP

(Undang Sumargana)


Biarkan hatiku melebarkan sayap 

Terbang ke alam bebas.

Ketika cinta itu mati

Aku tidak pernah mati bersama cinta

Biarlah aku menemukan cinta dari pung kehilangan

Orang terkuat bukanlah yang selalu menang

Namun tetap tegar Ketika sudah berkali-kali jatuh


Ketika yang kita cintai  tak  mempedulikannya

Kamu tetap peduli padanya

Adakah Ketika kekasihmu mulai mencintai orang lain

Kamu masih bisa tersenyum dan berkata

Turut Bahagia atas pilihanmu


Biarlah diriku  melebarkan sayap

Agar bisa singgah di lain hati

Membuat kenangan semoga lekang dihapuskan waktu.

Aku Pergi ke lembah hati membuang risi 

Tak pantas  lelah, sebelum mati badan  berkubur.

Dan beranggapan hidup hanya sepotong daun kering 

yang meringkuk di teras rumah

semangatlah terus semangatA

jangan terus memungut sepi menjilat ampas kopi pait

tapi rengkuhlah rindu di tungku hati dalam semangat membara


Tuhan

Biarkan diriku melebarkan sayap 

Aku perlu sinar matahari

Penerang jiwa di hamparan semesta

Tapi aku perlu juga Sinar mata kekasih

Sinar mata penggorek luka di dalam dada

penyejuk jiwa walaupun mengorek dosa


Bantarkalong, Cipatujah, 09 Desember 2024

KLIK DI SINI

MEMAHAMI CARA MENULIS CERPEN YANG BAIK UNTUK PEMULA

 MEMAHAMI CARA MENULIS CERPEN YANG BAIK UNTUK PEMULA

Memahami cara menulis cerpen tentu saja harus tahu dulu apa yang dimaksud dengan cerpen. Yang perlu dipahami bahwa  cerpen alias cerita pendek berbeda dengan novel. Dari singkatannya saja sudah jelas, cerita pendek. Maka dalam penulisannya pun cerpen tidak membutuhkan tulisan yang berlembar-lembar seperti novel. Sebaliknya, cerpen hanya akan menyampaikan bagian-bagian tertentu saja dalam sebuah peristiwa atau cerita.
 MEMAHAMI CARA MENULIS CERPEN YANG BAIK UNTUK PEMULA

RAJA SASTRA-Memahami cara menulis cerpen tentu saja harus tahu dulu apa yang dimaksud dengan cerpen. Yang perlu dipahami bahwa  cerpen alias cerita pendek berbeda dengan novel. Dari singkatannya saja sudah jelas, cerita pendek. Maka dalam penulisannya pun cerpen tidak membutuhkan tulisan yang berlembar-lembar seperti novel. Sebaliknya, cerpen hanya akan menyampaikan bagian-bagian tertentu saja dalam sebuah peristiwa atau cerita.

Memahami cara menulis cerpen  terutama untuk pemula tidak sulit,  hanya saja dalam sebuah penulisan cerpen dibutuhkan kemampuan yang baik supaya cerita dapat tersampaikan ke pembaca.Tentu saja dalam hal ini harus memahami apa saja unsur yang harus ada dalam cerpen.

Lantas, apa itu cerpen? Sebenarnya, tidak ada rumusan yang baku mengenai apa itu cerpen. Kalangan sasterawan memiliki rumusan yang tidak sama.

Hampir semuanya menyepakati pada satu kesimpulan bahwa cerita pendek atau yang biasa disingkat cerpen adalah cerita rekaan yang pendek. Ismail Marahimin, dalam buku Menulis Secara Populer menjelaskan bahwa cerpen memang harus pendek dan singkat.

Apa ukuran panjang-pendek suatu cerpen itu? Jumlah halamannyakah? Jumlah kata-katanyakah? Menjawab hal ini, rumusan Poe cukup menjelaskan.

Meskipun ada yang berpendapat jumlah katanya tidak lebih dari 10.000 kata. Ada yang membatasi jumlah katanya antara 500 – 30.000 kata. Pada dasarnya bisa disimpulkan jika cerpen adalah sebuah cerita fiktif atau non fiktif yang jumlah katanya terbatas, tidak lebih dari 30.000 kata.

Apakah Anda tertarik untuk menulis cerpen?

Dalam  artikel ini kami akan mengulas bagaimana hal-hal yang berkaitan dengan cerpen:


Struktur Cerpen

Bagi anda yang ingin menulis cerpen harus memahami  strukure cerpen yang terdiri dari 

1. Abstrak

2. Orientasi

3. Komplikasi

4. Evaluasi

5. Resolusi

6. Koda

Penulis akan membahas satu persatu dari struktur cerpen tersebut

1. Abstrak

Berisi ringkasan atau gambaran awal dari kisah yang akan diceritakan. Bagian abstrak ini bersifat opsional yang artinya adalah Anda boleh saja mengikutsertakan abstrak dalam cerpen yang ditulis, boleh juga menghilangkannya.

2. Orientasi

Pada bagian ini, Anda akan berkenalan dengan waktu, tempat, dan suasana yang terdapat pada cerpen tersebut.

3. Komplikasi

Pada bagian ini, Anda akan menemukan urutan kejadian yang terdapat dalam cerpen. Kejadian tersebut disusun secara sistematis, kemudian dikembangkan menjadi hubungan sebab-akibat. Pada bagian ini juga Anda akan mengenal tokoh dalam cerita tersebut beserta wataknya.

4. Evaluasi

Pada bagian ini, Anda akan mulai menemukan konflik hingga menuju ke klimaks. Penyelesaian dari masalah yang terjadi juga mulai diperkenalkan.

5. Resolusi

Resolusi memuat solusi atau penyelesaian dari permasalahan yang terdapat dalam cerpen.

6. Koda

Koda merupakan bagian terakhir dari sebuah cerpen yang berisi nilai moral 

BACAAN LAINNYA:

9 Langkah Cara Menulis Cerpen untuk Pemula 

1. Sisihkan Waktu  beberapa Jam

2. Mencari Ide

3. Menulis Dengan Gaya Sendiri

4. Menentukan Tema

5. Mulai Membuat Paragraf Pembuka

6. Membuat Alur dan Plot

7. Tentukan Penokohan

8. Tentukan Latar atau Setting

9. Membuat Sudut Pandang


1. Sisihkan Waktu

Cara menulis cerpen untuk pemula yang pertama adalah pastikan Anda menyisihkan waktu  dalam proses mencari ide hingga menulisnya. Sering kali kita menulis dengan langkah yang selalu berbeda, dan tentunya tergantung pada panjang cerita Anda (misalnya 2000-5.000 kata untuk cerita pendek) mungkin menghabiskan waktu antara 5-10 jam.

Cerita yang pendeknya kurang dari 1.000 kata tergolong pada genre fiksi kilat (flash fiction). Fiksi yang melampuai batas maksimum parameter cerita pendek digolongkan ke dalam novelette, novella, atau novel.

2. Mencari Ide

Cara menulis cerpen untuk pemula yang kedua adalah dengan mencari ide. Ide cerita tidak harus yang rumit-rumit. Kejadian sehari-hari yang dilihat atau dialami bisa menjadi ide cerita.

Ide ini dapat juga dijadikan judul cerita. Misalnya melihat seorang gadis sedang menyapu halaman. Itu bisa menjadi ide cerita sekaligus dapat dijadikan judul, “Gadis Penyapu Halaman”. Kalau judulnya dirasa kurang pas, bisa diganti dengan judul yang lain.

Untuk mendapatkan ide cerita sebuah cerpen, Anda bisa mencarinya dari berbagai macam sumber. Misalnya dari menonton tv, browsing internet, membaca buku, melihat sendiri kejadian secara langsung, dan masih banyak cara lainnya.

Kunci mencari ide adalah bukalah wawasan seluas mungkin, biarkan ide-ide gila masuk ke dalam otak Anda. Jika sudah mendapatkan ide, tulislah dalam kertas atau notes di gadget Anda apapun idenya. Baru setelah itu, Anda dapat memilah ide mana yang ingin Anda kembangkan dalam cerpen Anda.

3. Menulis Dengan Gaya Sendiri

Langkah selanjutnya cara menulis cerpen untuk pemula adalah menuliskannya dengan gaya bahasa sendiri. Orang yang bisa baca tulis tentu bisa melakukannya. Ini yang kadang enggan dilakukan oleh pemula. Rasa pesimis sudah menghantui padahal belum mencoba.

Bagaimana akan bisa jika mencoba pun tak dilakukan? Menulis dengan gaya bahasa sendiri berarti menulis dengan gaya yang biasa dilakukan. Berarti pula menulis sebisanya, ya sebisanya saja.

Tak perlu dipaksakan dengan gaya bahasa yang mendayu ala Khahlil Gibran misalnya. Kalau bisanya cuma sepanjang 2000 karakter, itu bagus.

Itu adalah proses menuju ke cerpen sepanjang 7000 karakter atau lebih. Kalau suka menulis narasi saja, itu bagus. Kalau menulis banyak dialognya, itu juga bagus. Semua bagus, yang penting menghasilkan tulisan.

4. Menentukan Tema

Dalam unsur cara menulis cerpen untuk pemula dibutuhkan tema atau gagasan inti. Dalam sebuah cerpen, tema bisa disamakan dengan pondasi sebuah bangunan. Tidaklah mungkin mendirikan sebuah bangunan tanpa pondasi.

Dengan kata lain tema adalah sebuah ide pokok, pikiran utama sebuah cerpen; pesan atau amanat. Dasar tolak untuk membentuk rangkaian cerita; dasar tolak untuk bercerita. Tidak mungkin sebuah cerita tidak mempunyai ide pokok. Yaitu sesuatu yang hendak disampaikan pengarang kepada para pembacanya.

Sesuatu itu biasanya adalah masalah kehidupan, komentar pengarang mengenai kehidupan atau pandangan hidup si pengarang dalam menempuh kehidupan luas ini.

Pengarang tidak dituntut menjelaskan temanya secara gamblang dan final, tetapi ia bisa saja hanya menyampaikan sebuah masalah kehidupan dan akhirnya terserah pembaca untuk menyikapi dan menyelesaikannya.

5. Mulai Membuat Paragraf Pembuka

Cara menulis cerpen untuk pemula selanjutnya yakni dengan mulai menulis paragraf pembuka. Membuat paragraf pembuka juga tidak perlu rumit-rumit.

Namun demikian, yang perlu diperhatikan bahwa bagian ini adalah bagian yang penting sebagaimana judul cerpen. Ada yang mengibaratkan bagian ini seperti manekin (patung pajangan) yang dipasang di etalase sebuah toko. Hal itu berarti harus menarik, agar pembaca terpancing untuk terus membacanya.

6. Membuat Alur dan Plot

Cara menulis cerpen untuk pemula selanjutnya yakni membuat alur dan plot. Alur dan plot merupakan unsur penting sebagai cara menulis cerpen untuk pemula yang baik.

Unsur dan plot merupakan rangkaian peristiwa yang menggerakkan cerita untuk mencapai efek tertentu.  Banyak anggapan keliru mengenai plot. Sementara orang menganggap plot adalah jalan cerita.

Dalam pengertian umum, plot adalah suatu permufakatan atau rancangan rahasia guna mencapai tujuan tertentu. Rancangan tentang tujuan itu bukanlah plot, akan tetapi semua aktivitas untuk mencapai yang diinginkan itulah plot.

Atau, secara lebih gamblang plot adalah menurut Aswendo Atmowiloto, plot adalah sebab-akibat yang membuat cerita berjalan dengan irama atau gaya dalam menghadirkan ide dasar.

Semua peristiwa yang terjadi di dalam cerita pendek harus berdasarkan hukum sebab-akibat, sehingga plot jelas tidak mengacu pada jalan cerita, tetapi menghubungkan semua peristiwa.

7. Tentukan Penokohan

Penokohan juga menjadi unsur utama yang tidak boleh dilupakan sebagai cara menulis cerpen untuk pemula. Penciptaan citra tokoh dalam cerita merupakan cara menulis cerpen yang baik.

Tokoh harus tampak hidup dan nyata hingga pembaca merasakan kehadirannya. Dalam cerpen modern, berhasil tidaknya sebuah cerpen ditentukan oleh berhasil tidaknya menciptakan citra, watak dan karakter tokoh tersebut.

Pada dasarnya sifat tokoh ada dua macam; sifat lahir  (rupa, bentuk) dan sifat batin  (watak, karakter). Dan sifat tokoh ini bisa diungkapkan dengan berbagai cara, diantaranya melalui: tindakan, ucapan dan pikirannya tempat tokoh tersebut berada, benda-benda di sekitar tokoh, kesan tokoh lain terhadap dirinya, maupun deskripsi langsung secara naratif oleh pengarang.

8. Tentukan Latar atau Setting

Tidak kalah penting cara menulis cerpen untuk pemula yang baik yakni tidak melupakan latar atau seeting. Latar atau setting yaitu segala keterangan mengenai waktu, ruang  dan suasana dalam suatu cerita.

Pada dasarnya, latar mutlak dibutuhkan untuk menggarap tema dan plot cerita, karena latar harus bersatu dengan teman dan plot untuk menghasilkan cerita pendek yang gempal, padat, dan berkualitas. Kalau latar bisa dipindahkan ke mana saja, berarti latar tidak integral dengan tema dan plot.

Cerpen saya, Bayi-bayi Tertawa yang mengambil setting khas Palestina, dengan watak, budaya, emosi, kondisi geografi yang sangat khas Palestina tentu akan menjadi lucu jika settingnya dipindah di Ponorogo. Jelas bahwa setting akan sangat menentukan watak dan karakter tokoh.

9. Membuat Sudut Pandang

Diantara elemen yang tidak bisa ditinggalkan dari cara menulis cerpen untuk pemula yang baik adalah sudah pandangan tokoh yang dibangun sang pengarang.

Sudut pandangan tokoh ini merupakan visi pengarang yang dijelmakan ke dalam pandangan tokoh-tokoh bercerita. Jadi sudut pangan ini sangat erat dengan teknik bercerita.

Sudut pandang cerpen yang paling umum digunakan adalah sudut pandang orang pertama alias penulis menggunakan subjek “aku”, “saya”, dan sejenisnya.

Namun juga dapat kita jumpai dalam sebuah cerpen menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan subjek “mereka” ataupun tokoh lain. KLIK DI SINI

CARA YANG TEPAT MEMPERSIAPKAN SISWA UNTUK MENGIKUTI LOMBA BACA PUISI

CARA YANG TEPAT MEMPERSIAPKAN SISWA
UNTUK MENGIKUTI LOMBA BACA PUISI

(Penulis: Undang Sumargana)


 
rajasastra-us.blogspot.com   Puisi adalah kristalnya kata-kata atau kata pilihan yang ditulis pengarang, membaca puisi adalah mendendangkan kata-kata agar dapat dimengerti dan dimaknai oleh khalayak pendengar, sesuai dengan maksud pengarang. Sebelum  pendengar memahami puisi  yang dibawakan si pembaca, tentu saja agar dibawakan dengan baik,  terlebih dulu harus memahami isi puisi yang akan dibacakan di khalayak. Meskipun  yang paling tahu tentang isi puisi yang dimaksud tentu saja pengarangnya sendiri yang membuat puisi, namun setidaknya dengan berpedoman pada teori- dan tahapan untuk memahami puisi setidaknya pemahaman si pembaca bisa mendekati bahkan  sampai pas sesuai dengan yang dimaksud pengarang.

    Sebagai pengetahuan WS. Rendra merupakan salah seorang penyair terkenal dan sekaligus pembaca puisi yang cukup terkenal bahkan sampai mendunia, sehingga dia dijuluki “Si Burung Merak” hal ini karena kepiawaianya dalam melantunkan puisi, karena keindahannya dalam membawakan puisi-puisinya, sehingga dimasanya ia selalu dinanti-nantikan dan kadang membuat penonton histeris mengelu-ngelukannya. Bahkan dialah yang mempelopori seni baca puisi, sebab pada masa-masa lalu puisi biasa dibawakan tanpa teks, terkadang lebih menekankan  seni acting. Puisi puisi pada masa WS. Rendra bacaannya umumnya Panjang Panjang, sehingga tak mungkin dalam waktu singkat dapat dihapal untuk dilantunkan di depan khalayak dalam masa itulah dikenal dengan seni deklamasi. Berangkat dari hal itulah Ws. Rendra ”Si Burung merak” mempelopori seni baca puisi, yang sampai sekarang sering dilakukan para penikmat puisi.

    Kegiatan membaca puisi secara lisan di khalayak pendengar merupakan salah satu bentuk komunikasi. Dengan demikian pembaca perlu memperhitungkan unsur -unsur keakbraban antara dirinya dengan sebagai penutur/pembaca dengan khalayak sebagai pendengar.

Hal-hal yang dapat menumbuhkan keakraban antara penutur/pembaca puisi  adalah sebagai berikut:

1.   Penciptaan kontak lewat pandagan mata.

2.   Pengaturan posisi tubuh

3.   Gerak gerik posisi tubuh

4.   Keluwesan sikap dan kewajaran.                                              

   Bagian terakhir dari hal di atas ditentukan oleh kepribadian masing masing. Pembaca yang gampang mengalami demam pangkung, tidak mampu menguasai dirinya sendiri, dapat dipastikan tidak dapat menampilkan kesan yang menarik bagi pendengar. Kunci utama untuk menumbuhkan rasa simpatik baik terhadap diri sendiri yaitu percaya sendiri  dan tidak mencurigai khalayak.

 Kembali kepada hal yang berkaitan dengan judul bacaan di atas, seorang guru untuk mempersiapakan siswanya mengikuti lomba baca puisi untuk seleksi siswa dapat melakukan tahapan hal-hal berikut:

Baca Judul Lainya

1.  Siapkan teks puisi puisi  yang akan menjadi bahan bacaan puisi      dalam lomba.

  (kalau perlu bagikan foto copi tks puisi tersebut pada siswa)

2. Beri kesempatan kepada siswa untuk menentukan puisi                   pilihannya.

3. Sebelum siswa memilih beri arahan banhwa puisi tersebut               nantinya untuk dibacakan di depan khalayak.

4. Setelah siswa menentukan salah satu puisi, siswa disuruh             menuliskan isi puisi dalam kalimat-kalimat biasa sesuai dengan       kemampuan siswa masing-masing.

5. Setelah menuliskan isi puisi suruh siswa untuk membaca puisi         pilihannya sesuai dengan kemampuan dan penafsiran masing           masing.

Hal ini bisa dilakukan oleh guru di kelas masing-masing misalkan yang akan diikutkan lomba. Untuk jenjang SD dari kelas 3 s.d kelas 5. laksanakan penilaian,  ambil umpamanya 5 terbaik dari tiap kelas. Setelah terkumpul 15 peserta, salah seorang guru yang ditunjuk, mengarahkan siaswa pada bahan-bahan puisi untuk lomba.

Berilah pengertian pada siswa bahwa puisi merupakan suatu wacana utuh yang terdiri  dari satu tema. Bentuk wacana dari  puisi tersebut terdiri dari:

a. larik  (baris) tiap larik  mungkin satu kalimat mungkin pula   lompat  ke larik lain,

b. Bait (kumpulan beberapa larik yang mengandung satu pikiran       utama), kalu  dalam bentuk prosa  bisa disebut paragraf.

c. Wacana dalam bentuk  puisi bisa terdiri dari beberapa bait atau   hanya satu bait.

    Langkah selanjutnya berilah penjelasan pada  siswa untuk  memberi tanda pada tiap larik pada puisi agar lebih memudahkan membacanya , tanda tanda tersebut yaitu :

a.    / untuk jeda berhenti sejenak

b.   = kata yang  dirangkaikan larik  ke  larik selanjutnya atau disebut lompat larik.

c.    // untuk berhenti atau kalau    dalam bacaan prosa tanda . (titik)

d.  Tandailah kata-kata yang perlu mendapat penekanan dalam pembacaannya.

Setelah semua siswa menandai puisi tersebut, cobalah siswa tersebut untuk membacakannya. Lakukan penilaian waktu siswa membacakan puisi tersebut dengan kriteria penilaian yang menjadi aspek penilaian dalam lomba baca puisi.  Ambillah 3 s.d 6 orang yang terbaik dari cara membaca puisi sesuai dengan hasil penilaian yang telah dilakukan.

Setelah guru mendapatkan 3 atau 6  peserta puisi yang terbaik, perdalam untuk mengupas isi puisi tersebut, kalua  perlu puisi tersebut diprafasekan oleh siswa Bersama-sama dengan guru. Tekankan pada siswa untuk membacakan puisi dengan baik perlu modal suara yang baik vocal yang tepat, intonasi yang baik serta memahami kata yang ada pada puisi tersebut. Tekankan pula pada siswa  bahwa kata kata dalam puisi kebanyakan mengandung makna konotasi, untuk itu cari dan ungkapkan kata tersebut.  Selain dengan vocal dan intonasi yang tepat, gambarkan makna yang dibacakan dengan  pandangan mata, posisi tubuh, gerak-gerik tubuh, keluwesan sikap dan kewajaran. Jangan bersikap berlebihan atau diam tidak ada ekspresi sama sekali. 

Baca puisi yang ditekankan adalah cara membacanya, meskipun seorang pembaca puisi di depan khalayak, telah hapal isi puisi tersebut, jangan meninggalkan teks bacaan puisi demi memngejar peragaan acting dari kalimat yang diucapkan, tetapi jangan terlalu terfokus pada teks bacaan berkomunkasilah dengan khalayak yang mendengarkan, sehingga si pendengar mengikuti arus si pembaca puisi dan mampu memahami isi puisi tersebut sesuai dengan yang diharapkan pengarang dan si pembaca puisi tersebut.

Selanjutnya tugas guru menententukan siswa 1 atau 2 orang untuk peserta lomba  baca puisi di kecamatan misalnya. Sesuaikan dengan juknis lomba yang mungkin telah disebarkan kalau ketentuannya 1 orang Wanita dan 1 orang pria pilih terbaik dari wanita dan pria. Peran guru selanjutnya  membimbing siswa tersebut,  bimbinglah dengan baik untuk terus  memahami cara membacakan puisi dengan baik , Carilah contoh seorang guru yang bisa membacakan dengan baik, jangan terlalu mamaksakan diri untuk memberikan contoh membacakan puisi di depan calon peserta kalau  sekiranya tidak mampu. Ingat seorang penulis puisi yang baik  belum tentu bisa membacakan puisinya dengan bagus dan dapat memukau pendengar, meskipun ia sendiri paling tahu apa makna puisi yang ia tulis. Sebab ada hal lain yang menjadi   pendukung yang menyebabkan puisi tersebut dapat memukau pendengarnya. Misalnya suara,  penguasaan seni aktingnya dan hal-hal lain sesuai dengan uraian di atas. Jika perlu carilah contoh contoh pembaca puisi yang baik,  di perdengarkan dari Yautobe

Sampai di sini rupanya pembahasan yang penulis kemukakan semoga ada manfaat bagi guru-guru terutama yang mempersiapkan siswanya sabagai calon peserta pembaca puisi dalam lomba.

KLIK DI SINI RAJA SASTRA 

Tasik Pakidulan, 19 Pebruari 2023

                    Penulis          

Selasa, 23 Juli 2024

MEMBACA PUISI SEBAGAI BENTUK PERJALALAN BATIN PADA PEMAHAMAN DIRI YANG LEBIH DALAM

MEMBACA PUISI SEBAGAI BENTUK PERJALALAN BATIN PADA PEMAHAMAN DIRI YANG LEBIH MENDALAM DALAM 

Membaca puisi sebagai bentuk perjalanan batin pada pemahaman diri yang lebih dalam, sehingga kita dapat merefleksi diri dan mendapat pengalaman estetika. Membaca puisi berperan  penting dalam menggali kekayaan jiwa dan meresapi keindahan bahasa. Puisi bukan sekadar kata-kata di atas kertasm tapi puisi adalah cara untuk menyelami kekayaan jiwa dan membuka diri terhadap keindahan yang tersirat dalam setiap bait.
MEMBACA PUISI SEBAGAI BENTUK PERJALALAN BATIN PADA PEMAHAMAN DIRI YANG LEBIH DALAM 

rajasastra-us.blogspot.com  Membaca puisi sebagai bentuk perjalanan batin pada pemahaman diri yang lebih dalam, sehingga kita dapat merefleksi diri dan mendapat pengalaman estetika. Membaca puisi berperan  penting dalam menggali kekayaan jiwa dan meresapi keindahan bahasa. Puisi bukan sekadar kata-kata di atas kertasm tapi puisi adalah cara untuk menyelami kekayaan jiwa dan membuka diri terhadap keindahan yang tersirat dalam setiap bait. Aktivitas membaca puisi melibatkan pemahaman mendalam, refleksi, dan penghayatan akan ungkapan yang terkandung dalam setiap baris.

Membaca puisi sebagai bentuk perjalanan batin pada pemahaman diri yang lebih dalam, Namun, membaca puisi tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa teknik yang perlu dipahami dan dikuasai agar seseorang mampu membacakan puisi sesuai keinginannya. Puisi diketahui merupakan jenis karya sastra yang memiliki irama, rima, penyusunan larik dan bait. Alhasil, teknik membaca puisi menjadi penting untuk memunculkan berbagai unsur tersebut menjadi sesuatu yang indah

Membaca puisi sebagai bentuk perjalanan batin pada pemahaman diri yang lebih dalam, Aktivitas ini melibatkan pemahaman mendalam, refleksi, dan penghayatan akan ungkapan yang terkandung dalam setiap baris.

Beberapa Pendapat Pentingnya Membaca Puisi 

Para ahli sastra dan humanis terkemuka di dunia telah memberikan pandangan mereka tentang pentingnya membaca puisi sebagai cara untuk memperkaya jiwa dan memberikan perspektif yang mendalam terhadap kehidupan.

Robert Frost,

  • Sebagai salah satu sastrawan terkenal abad ke-19, Robert Frost, pernah berkata, "Puisi bekerja seperti es. Jika kau memanaskannya, kau akan merasakan kehidupan dan mengalir darinya."
  • Pernyataan ini mencerminkan esensi membaca puisi sebagai proses yang memerlukan pemahaman yang mendalam dan pencernaan untuk mendapatkan makna yang sebenarnya.
  • Dalam setiap bait puisi, terdapat lapisan makna yang dapat membuka jendela ke dalam kekayaan jiwa dan memperdalam pengalaman manusia.

T.S. Eliot

  • Pendapat T.S. Eliot, seorang penyair dan kritikus terkenal, juga menyoroti kekayaan jiwa yang dapat ditemukan dalam membaca puisi.
  • Eliot percaya bahwa puisi dapat memberikan bentuk ekspresi yang paling mendalam dan intens, menciptakan ruang untuk introspeksi dan refleksi pribadi. Ia menggambarkan puisi sebagai sarana untuk memahami dan mengatasi kompleksitas kehidupan manusia.

Maya Angelou 

  • Penyair dan pemikir ulung Maya Angelou memberikan perspektif yang serupa. Baginya, puisi adalah "bahasa yang melampaui kata-kata," dan membaca puisi memberikan akses ke dimensi-dimensi kehidupan yang sering kali sulit diungkapkan dengan bahasa biasa.
  • Angelou memandang puisi sebagai cara untuk menyelami kedalaman perasaan dan pengalaman manusia.
BACAAN LAINNYA:

Ralph Waldo Emerson

  • Seorang filsuf dan penulis, Ralph Waldo Emerson, mengeksplorasi peran mendalam membaca puisi dalam menggali kekayaan jiwa.
  • Menurutnya, puisi memampukan individu untuk menyatu dengan alam semesta, menghubungkan diri dengan esensi kehidupan, dan merasakan keindahan yang tersembunyi di dalamnya. Ia menganggap puisi sebagai jembatan menuju pemahaman spiritual dan kebijaksanaan.

Mary Oliver

  • Pendekatan yang lebih modern dari Mary Oliver, seorang penyair Amerika yang meraih penghargaan Pulitzer, menekankan pentingnya meresapi kehidupan sehari-hari melalui puisi.
  • Oliver menyatakan, "Puisi memberikan kehidupan, kehidupan yang benar-benar hidup, untuk kita rasakan dan di dalamnya merayakan."
  • Dalam pandangannya, puisi tidak hanya menjadi sarana introspeksi, tetapi juga perayaan kehidupan dalam segala kompleksitasnya.

Alice Walker

Puisi juga memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan empati dan pemahaman terhadap pengalaman orang lain. Dalam konteks ini, Alice Walker, penulis dan aktivis terkenal, 

  • melihat puisi sebagai bentuk seni yang memungkinkan kita merasakan dan memahami perspektif orang lain, bahkan jika mereka berbeda dengan kita sendiri.
  • Walker melihat ke dalam puisi sebagai cermin bagi kehidupan manusia yang universal dan bersifat inklusif.

Carl Jung

  • Dari sudut pandang psikologi, Carl Jung, seorang psikolog terkenal, melihat membaca puisi sebagai cara untuk menghubungkan diri dengan arketipe dan kebijaksanaan kolektif manusia.
  • Jung percaya bahwa puisi bisa menjadi saluran untuk mengakses kedalaman bawah sadar dan menghadirkan makna tersembunyi yang mungkin sulit dijangkau oleh pikiran rasional.

Dengan merangkum pandangan para ahli ini, kita dapat memahami bahwa membaca puisi adalah suatu bentuk perjalanan batin yang mengarah pada pemahaman yang lebih dalam, refleksi diri, dan pengalaman estetika yang mendalam.

Puisi bukan sekadar kata-kata di atas kertas; ia adalah cara untuk menyelami kekayaan jiwa dan membuka diri terhadap keindahan yang tersirat dalam setiap bait. Klik Di Sini

SUMBER : TINEMU.COM -

4 PUISI PUISI RAEDU BASHA PENYAIR JEBOLAN PESANTREN

MENGENAL PUISI PUISI RAEDU BASHA
PENYAIR JEBOLAN PESANTREN

Raedu Basha adalah penyair jebolan pesantren. Raedu Basha, nama pena dari Badrus Shaleh (Basha), biasa dipanggil Raedu. Lahir di Sumenep, Madura, 3 Juni 1988. Pendidikan santrinya dimulai dari Pondok Pesantren Darussalam Bilapora Ganding Sumenep, kemudian Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk Sumenep, Pondok Pesantren MUS Sarang Rembang Jawa Tengah. Saat itu Raedu beraktifitas sebagai peneliti dan pelajar departemen antropologi budaya Universitas Gadjah Mada sambil mengelola Ganding Pustaka.

RAJA SASTRA- Raedu Basha adalah penyair jebolan pesantren. Raedu Basha, nama pena dari Badrus Shaleh (Basha), biasa dipanggil Raedu. Lahir di Sumenep, Madura, 3 Juni 1988. Pendidikan santrinya dimulai dari Pondok Pesantren Darussalam Bilapora Ganding Sumenep, kemudian Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk Sumenep, Pondok Pesantren MUS Sarang Rembang Jawa Tengah. Saat itu Raedu beraktifitas sebagai peneliti dan pelajar departemen antropologi budaya Universitas Gadjah Mada sambil mengelola Ganding Pustaka. Pernah diundang mengisi program-program sastra seperti Ubud Writers & Readers Festival 2015, Festival Kebudayaan Islam Universitas Negeri Sebelas Maret 2015, Festival Kesenian Yogyakarta 2014, dll. Raedu menjadi kurator tetap beberapa program sastra mahasiswa sejak 2014-sekarang, seperti Festival Sastra UGM, Bulan Bahasa UGM, Festival Kebudayaan Arab UGM, Etnika Festival, dll. Buku puisinya berjudul Matapangara (Ganding Pustaka, 2014), novel Melting Snow (Diva Press, 2014) dan album pembacaan puisi Yang Gemetar di Bibirmu (2016). Raedu memenangkan penghargaan sastra, antara lain, Piala Rektor IAIN Purwokerto sebagai pemenang cipta puisi se-ASEAN (2017), 

Raedu Basha adalah penyair jebolan pesantren. Ia pemenang puisi Qur’ani Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) (2016), pemenang esai sastra nasional oleh Pesantren Mahasiswa An-Najah Banyumas (2016), pemenang menulis cerpen PCINU Maroko & Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Maroko (2016), pemenang utama cipta puisi TV9 & Muktamar 33 Nahdlatul Ulama (2015), pemenang Anugerah Seni dan Sastra Universitas Gadjah Mada (2014), pemenang cipta puisi Jurnal Sajak Jakarta (2014), pemenang cerpen Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (2012), pemenang cipta puisi Piala Walikota Surabaya (2007), juara baca puisi tiga bahasa Al-Amien Prenduan (2007), hadiah puisi IPB (2007), pemenang cipta puisi Taman Budaya Jawa Timur (2006), pemenang sayembara puisi Pusat Bahasa Depdiknas RI (2006), dan lain-lain. Puisi, cerpen, esai, ditayangkan media massa dalam dan luar negeri: Horison, Basis, Media Indonesia, Jawa Pos, Republika, Indopos, Utusan Malaysia, Suara Merdeka, Kedaulatan Rakyat, Pikiran Rakyat, Surabaya Post, Solopos, Sumut Pos, Riau Pos, Fajar Sumatera, Fajar Makassar, Cakrawala Makassar, Rakyat Sumbar, Merapi Pembaruan, Bende, Banjarmasin Post, Radar Banjarmasin, Radar Sukabumi, Radar Madura, Koran Madura, Kabar Madura, Kuntum, Tebuireng, NU Online, Sidogiri, Sabili, Kanal, kompas.com. 

Raedu Basha adalah penyair jebolan pesantren. Buku bersama yang memuat karyanya: Requime Tiada Henti (100 sajak penyair ASEAN, 2017), Dari Gentar Menjadi Tegar (Komisi Pemberantasan Korupsi, 2016), Sepotong Kisah dari Sudut Pesantren (Kedutaan Besar Republik Indonesia Maroko, 2016), Seratus Puisi Qurani (Persaudaraan Muslimin Indonesia, 2016), Satu Cerita dalam Satu Malam (Cerpen Pilihan Suara Merdeka, 2016) Ketam Ladam Rumah Ingatan (Lembaga Seni Sastra Reboeng, 2016) Surabaya Memory (Perpustakaan Universitas Kristen Petra, 2016), Gelombang Puisi Maritim (Dewan Kesenian Banten, 2016), 17.000 Islands of Imagination (Ubud Writers & Readers Festival 2015), Jalan Remang Persaksian (Tembi Rumah Budaya & Lembaga Perlindungan Saksi Korban, 2015), Memo untuk Presiden (Forum Sastra Surakarta, 2014), Puisi di Jantung Tamansari (Festival Kesenian Yogyakarta, 2014), dan terbitan sebelumnya sejak tahun 2003.


Puisi-Puisi Raedu Basha

arsippenyairmadura.com, 13 Mar 2017


1. Ternyata Sudah Sangat Malam


ternyata sudah sangat malam

aku bersama waktu

bertukar sepi bertukar mimpi

detik-detik menghantarkan alur menungku

ke segala penjuru, melaju

sedayu daun kering dalam sepoi angin

kuragah asa mungkin rembulan rapatkan cahaya

kejora berkilap di dada

kupecut jantung berdegub kencang

ya malika kulli hal

aku ksatria yang terluka dalam perang

aku tak ingin mati sebelum menang

membunuh musuh di dalam diri…

nurani dan birahi

bercakap tentang gairah yang bergelombang

hati dan pikiran berkeluh:

ke mana hendak melangkah, o, ke mana

hendak melangkah?

ke arah angin berseling siul seruling

ataukah ke udara perkasa menerompa lautan

kemudian menantang badai?

bunyi katak bercumbu di tengah sawah

kerikan jangkrik mengalun di semak sebelah

kurasakan pekat sangat burat

gelap teramat gelap

jiwa suram ibarat purnama terburam awan

ternyata sudah sangat malam…

2007


2.Menatap Las Vegas

menatap Las Vegas

bangunan-bangunan menjulang

mencakar langit atmosferku

emosi karam di antara gemerlap lampu

berdecaklah jagad kuldesak

sambil kueja mantra-mantra Sakera

sekedar membuang ketir dan gemuruh

yang ranggas di dalam otak

seperti inikah Madura kelak

posmodernism

megapolitan disajikan bagi anakputuku

hidangan dunia yang gila

di mana tak kudengar

nyanyian sumbang kakek lugu

seperti tembang kae menjelang tidurku

masihkah garam tetap asin

bila bir bertumpahan di lautan

kesunyian terhantam

akal menjadi kekuatan

birahi di atas nurani!

menatap Las Vegas

bagai kupandang bebukitan

Payudan hingga Sinongan tersulap tol

jembatan gantung

goa-goa menjelma terowong jalan

mengusir para pertapa

gelora perjalanan matahari di asa

kacong-cebbingku

di dada sawah, bola-bola golf berhamburan

asap mesin polusi perkasa

mencabuli semerbak tembakau

tempat eppa’ dan embu’ meremas keringat

membingkai senyum di garis-garis ritmis

Madura!

celurit yang dulu kau asah

bergeletakan sudah…

2006


3. Radarparana

tersimpan di manakah degubmu

aku mencarinya sedalam lautan

dengan segenap keraguan yang berpacu

setiap batu kuketuk, sepanjang karang kutelusuk

hanya derak yang bisu, selebihnya

gelembungan luka sisa siksa.

sedetak melecut, engkau menyemakku

tapi degubmu menyekam seperti rahasia dalam rahasia

aku melangkah ke hutan mungkin di sana ia tersimpan

dari Boerneo sampai Amazon, udara hanya mengurai

daun kering, bintang cuma bermain debu

hingga aku membakar pepohon dan pepucuk mata angin.

dalam kegalauan aku bertanya

di manakah kiranya tanda jantungmu

yang tak pernah kusua di saban dada

yang tak pernah ada selain milikmu yang misteri

pernah kumengira setiap semerbak bunga

adalah gaharu degubmu. pernah kumenyangka

segala bisik cempaka adalah ruang parut rasamu.

setelah terus kutilik baru aku mengerti

tangkai akan lesup tetapi degubmu sepanjang hidup

aku pergi ke langit barangkali degubmu di situ

yang menurunkan hujan saat sembilu

kiranya kedip kilat atau purnama-surya

yang kemilau-bercahaya adalah warna tenguknya

tapi o lagi-lagi, hanya setumpuk awan tanpa tenaga

cuma sengat halilintar yang menambah carut tanya

terkadang aku merasa degubmu seumpama sepi

yang diterawang lewat kontemplasi

dunia yang tersentuh namun tak tersentuh

legat pikiran laksana mimpi bertemu Tuhan

2012

Bac yang lainnya

BACA JUGA

4. Mayat Sepi

1

aku bukan dia yang mati di dalam pembakaran

tapi aku mayat di dalam sepi

menanggung berat kesunyian

dan pahala pada sebuah diam

jika waktu terlalu silau memandang rembulan

maka bacalah deritaku di antara lubang dada

huruf-huruf tereja bersama

nyanyian jantung

rentap

2

aku bukan dia yang mati membawa api

tapi aku mayat di dalam janji

yang disulut matahari

menggantung mimpi

di dalam langit pikiran

jika ruang terlalu sempit buat menumpahkan isi hati

maka keluarlah dari angan

kepada harapan demi harapan

sampai kata-kata akan tersemat kala senja

terlalu berat untuk tenggelam

2006

KLIK DI SINI

BEJA TI BASISIR LAUT KIDUL

 






BEJA TI SISI LAUT  KIDUL

(Undang Sumargana)

Cikalong ngajajar leuwi anyar

Liang tapak ngukuy keusik

Nu nyesa hampasna nu patulayah 

Sareukseuk pangdeuleu ngonang hariwang


Cidadap basisirna burakrakan

Karang Bayawak tinggal bangkarak nu patulayah

Nu nyesa kebul kapeurih karisi datang tsunami

Kasarakahan geus meulit na hate

Manusa iblis bangsat lingkungan


Pamayang, Sindang Kerta, Cipatujah

Sapanjang basisisir geus diturih Ku mesin kasarakahan 

Pasir beusi jadi saksi  Jadi bancakan bagi bagi

Nu hasil  pengusaha jugala, pereman jeung para pejabat basilat

Rakyat leutik ngegel curuk kur kabagi kebul jeung leutakna

Emh dedeuh teuing…..!


Tasik Pakidulan 2023


KIYAMAH

( Undang Sumargana)

Ting burisat cahya kilat

Ngalentab ngahuru jagat

Ngageleger sora gugur

Langit genjlong bumi eundeur

Hujan rongkah, 

caah bedah teu katadah


Bumi ngaplak  taya sisi

Lautan pindaha kadarat

Pangeusina ting koceak

Jeritna mapakan langit

Tinggal raga taya nyawa

Ngagulung nyarah jeung runtah


Langit rungkad. 

Ngalingkup murulukeun  bentang

Muragkeun bulan, ngabahekeun panon poe

Jagat ancur nggulung jadi lautan

Taya sesa sakabeh anu nyawaan

Sukmana geus ting belasat  ngabaliur kabuana

Tinggal raga patulayah nyangkere geus jadi bangke


Reup jagat simpe rehe

Nunggu hudang digebrag kumpul di alam masyar

Balitungan panungtungan, tinimbangan maha adil

Rek beurat  kamana timbangan urang?

Katuhu alamat surga sumber lana kabagjaan

Atawa Kenca

Alamat nandang tunggara nngarasa  siksa naraka

Wallahu Alam

Gumantung ka pepelaakan dina lampah kahirupan.


Tasik Pakidulan, 5 April 2016

BACAAN LAINNYA:

 DEMO RAKYAT

(Undang Sumargana)


Ngageleger sora gugur meupeuskeun reueuk

Tingbarasat cahya kilat ngalentab mega

Ngahuru amarah silalatuan

Ngempur hurung na tungtung emun-emunan

Rahayat kahuru dimangfaatkeun ku kabingung


Ting porongos ting jorowok

Nusurak eak-eakan, nu demo gogorowokan

Turuhkeun harga! Turunkeun harga!

ceuk sora lalaki nu igana ragas, matana celong.

Turunkeun BBM, turunkeun BBM

Eh, BBM geus turun, tapi hahargaan malah ngajaul

Nu ngagorowok  latam-letem kaeraan


“Saudara-saudaraku” Ceuk pimpinan demo

Anu tadi turun tina mobil mewah

Bajuna perlente, erloji bermerk, 

Sapatu buatan luar negeri

“Kita terus berdemo-kita gempur istana”

Amarah rakyat kasundut 


Nu demo beuki  ngangseg 

Budal  omongan teu kawadahan

“Hidup pimpinan kita! Hidup pimpinan kita”

Ceuk rakyat nyumangetan pimpinan demo


Rakyat ngangseg maju, pulisi bedah amarah 

Bukbek peureup jeung peureup, 

Panakol jeung panakol

Pimpinan demo ngolesed lalaunan

Akhirna ngabiur pangheulana

Ngadius na mobil mewah muru hotel

Arek otel  jeung bikang paneretan


Rakyat jadi korban ti jalma 

Nu pundung teu kapeto jadi pimpinan

Sarta teu ngasaan diuk na amisna korsi Dewan


Tasik Pakidulan, Kamis 31 Maret 2016

KLIK Di  Sini

Featured Post

HABIB ALI ALHABSYI DENGAN KAROMAHNYA

KHARAMAH HABIB ALHABSYI:  BISA DENGAR SUARA TASBIH DAN BENDA MATI HABIB ALI ALHABSYI DENGAN KAROMAHNYA Habib Ali Alhabsyi nama lengkapnya H...